Helo Indonesia

Diajak Cak Imin Gabung Kembali ke Koalisi Perubahan, Demokrat: Kami Juga Berharap Anda Kembali ke Pak Prabowo

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Sabtu, 9 September 2023 09:35
    Bagikan  
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin
X @Umar_Hasibuan_

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin - Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Ketua Umum PKB. (Foto: X @Umar_Hasibuan_)

HELOINDONESIA.COM - Pihak Partai Demokrat memberi reaksi menggeliti terhadap ajakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang sudah ditetapkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Dalam hal ini Cak Imin berharap, Demokrat mau bergabung kembali bersama Koalisi Perubahan, PKB-NasDem di Pilpres 2024.

"Kita berharap Partai Demokrat bisa bergabung kembali," kata Cak Imin usai ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Jumat (8/9).

Partai Demokrat sebelumnya memilih mencabut dukungan untuk Anies Baswedan dan keluar dari koalisi perubahan. Alasannys yaitu penetapan sepihak atas pemilihan Cak Imin sebagai cawapres.

Baca juga: KPU Percepat Jadwal Pendaftaran Capres-cawapres Menjadi 10 Oktober, DPR Ngaku Belum Dibahas

Reaksi menggelitik itu datang dari Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon. Dia berbicara soal harapan. Kalau soal harapan, Jasen malah berharap Cak Imin gabung kembali ke Prabowo.

Jansen belakangan sering menggunakan kata dalam bahasa Jawa, jenengan, yang artinya Anda, dalam pengertian ragam bahasa halus.  Kalau ragam yang kasar: kowe.

“Karena ini harapan, kami juga berharap jenengan kembali lagi ke Pak Prabowo, cak. Hahaha,” ujar Jansen Sitindaon di X dengan akun @jansen_jsp.

Baca juga: Wacana RK Jadi Capres Cawapres, Beringin Muda Menolak, Katanya Masih Pendatang Baru di Golkar

Rupanya dia bercanda, karena di kalimat berikutnya dia berharap Cak Imin dan Anies lancar perjalanannya. “Lanjutlah cak semoga lancar perjalanan jenengan bersama mas Anies,” lanjutnya.

Benar, dia bercanda. Karena dia di bawahnya memberikan catatan tambahan, itu sebagai guyon, dan bukannya serius.

“NB: bagi media yg mengutip, ini mode nya guyon ya teman2. Jangan nanti judulnya dibuat serius lagi,” ujar Wasekjen Partai Demokrat itu.

Baca juga: Indonesia Ternyata Negara Terbesar di Dunia Soal Jumlah Penjudi Online, India Kalah Jauh

Sebelumnya, Partai Demokrat masih merasa dikhianati setelah Cak Imin ditetapkan secara sepihak sebagai cawapres Anies Baswedan. 

Karena itu Demokrat memastikan menutup pintu dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres dalam kontestasi Pilpres 2024. 

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, keputusan tidak akan kembali mendukung Anies tersebut merupakan keinginan hampir sebagian besar DPD Partai Demokrat.

Baca juga: Muncul Wacana Memasangkan Airlangga-AHY, Ramai Dibicarakan

Partai Demokrat telah menggelar rapat yang dihadiri oleh 38 DPD Demokrat. Dalam rapat tersebut DPD memberikan masukan kepada DPP dimana salah satunya yaitu tidak mendukung Anies Baswedan.

"Satu hal yang pasti, tidak ada kata CLBK. Sehingga bagi mereka CLBK tidak mungkin terjadi. Karena sudah menyangkut masalah kehormatan partai yang dianggap dilukai dan dianggap dikhianati. Bahasanya seperti itu," kata dia di DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 6 September. (**)