Elektabilitas Prabowo Meroket Imbas Koalisi Indonesia Maju Makin Gemuk

Minggu, 8 Oktober 2023 09:52
Koalisi empat partai besar semakin mendekati Prabowo sebagai presiden RI (Foto Ist/Helo) Koalisi empat partai besar semakin mendekati Prabo

HELOINDONESIA.COM - Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menanggapi tingginya elektabilitas bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dibandingkan dengan kandidat lain dalam skema head to head.

Menurut Ujang, gabungan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), pengusung Prabowo sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024 yang makin gemuk, turut mendongkrak elektabilitas Prabowo. Ujang mengibaratkan sebagai mesin turbo.

"Bisa dibilang seperti mesin lebih turbo. Secara psikologis, lebih kuat, lebih bertenaga, lebih berotot, dan lebih bisa membuat strategi-strategi yang menjangkau rakyat lebih besar, lebih banyak," ucap Ujang dalam keterangannya dikutip Minggu (8/9).

Penyebab lainnya, Ujang menyebutkan, adanya perubahan karakter mantan danjen Kopassus tersebut. Sikap Prabowo dalam pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu Sebelumnya. Perbedaannya begini, di 2014 dengan 2019 masih sama, tapi 2024 ini karakternya beda, personality-nya beda; terjadi diferensiasi," kata Ujang.

Baca juga: Ganjar atau Prabowo Tak Pilih Cawapres NU, Anies-Cak Imin Banyak Raup Limpahan Suara

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu menilai Ketua Umum Partai Gerindra itu pun tak menyerang bahkan cenderung memuja-muji lawsannya. Prabowo kata dia, lebih santun, kalem dan sopan.

Dia melanjutkan, karakter seperti Itulah yang membuat publik merasa bahwa Prabowo pantas, cocok untuk menjadi presiden.

"Sosok Prabowo yang hari ini lebih soft, lebih elegan, lebih santai, lebih smart, lebih sopan, tidak meledak-ledak, menyanjung lawan dan kawan politik, tidak menyerang, dan sebagainya itu," jelas Ujang.

Baca juga: Wamentan Tepis Isu Jadi Korban Penamparan dan Pencekikan Oleh Prabowo

Dia menambahkan, faktor lainnya yaitu sejumlah safari pun dapat meningkatkan elektabilitas menteri pertahanan itu. Prabowo dinilai mendapoat dukungan dari Presiden Joko Widodo melalui kegiatan kenegaraan bersama-sama.

besar (dan) kecil (dampaknya), ini jadi faktor ketiga. Ya, bagian dari elektabilitasnya stabil naik. Ternyata, Jokowi tidak all out kepada Ganjar, Prabowo mendapatkan untung," tandasnya.

Berita Terkini