Ramai Video Prabowo Tarik Pakaian Bahlil, TKN: Itu Video Fitnah

Sabtu, 23 Desember 2023 16:35
TKN buka suara mengenai video Prabowo tarik pakaian Bahlil pada Debat Cawapres 2024 Tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Paslon Prabowo-Gibran, Habiburokhman memberikan tanggapan mengenai video yang beredar dimana dalam video tersebut terlihat Prabowo menarik pakaian Bahlil untuk mendekat kepadanya.

Habiburokhman membantah anggapan yang menyebut bahwa calon presiden Prabowo Subianto berbuat kasar kepada Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam acara debat calon wakil presiden, Jumat (22/12/2023).

Dia menilai, dalam video yang beredar ada narasi fitnah dan framing jahat yang menunjukkan Prabowo sedang mencengkeram dan menarik pakaian Bahlil dengan cara kasar.

Dia merespon mengenai beredarnya video yang memperlihatkan Prabowo menarik pakaian Bahlil untuk mendekat.

"Video fitnah tersebut diambil dari sudut depan dan kejauhan, sehingga menimbulkan kesan ada lampu merah Pak Prabowo bersikap kasar," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/12/2023).

Baca juga: Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Baru yang Selevel dengan Jakarta

Kemudian, ia membagikan video dari sudut pandang lain yang menurutnya tidak menunjukkan sikap kasar dari Prabowo ke Bahlil.

Dalam video yang dibagikan Habiburokhman, Prabowo memang tampak menarik jaket Bahlil agar politisi Partai Golkar mendekati dirinya dan membisikkan sesuatu.

Namun, saat itu wajah Prabowo dan Bahlil tidak menunjukkan ketegangan, bahkan Bahlil pun tampak tersenyum saat dibisiki hingga meninggalkan Prabowo.

"Jadi tidak benar bahwa Pak Prabowo bersikap kasar, dan tidak benar juga kalo ada ketegangan antara Pak Prabowo dan Pak Bahlil," jelasnya.

Selain itu, dia juga menyerukan agar tidak ada lagi pihak-pihak yang melakukan kampanye hitam dengan cara-cara menjelekkan dan melancarkan fitnah kepada lawannya.

Baca juga: Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Selevel Jakarta, Ridwan Kamil: Gak Realistis, IKN aja Dihalang-halangi

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut bahwa rakyat sudah cerdas dan tidak bisa dibodohi dengan informasi yang menyesatkan.

"Perbuatan tersebut akan sia-sia, karena rakyat sudah cerdas dan tidak bisa dibodohi lagi. Kapan pun mereka lakukan kampanye hitam dan melakukan penyesatan informasi, rakyat akan dengan mudah mencari informasi yang sebenarnya," kata Habiburokhman.

Berita Terkini