Kinerja APH Dipertanyakan, 5 Tahun Dugaan Korupsi KPU Pesawaran

Senin, 11 November 2024 17:11
Ketua LMPP Pesawaran Deni Yohanes/Foto: Ist

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - -- Ormas Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum (APH) yang telah lima tahun tak kunjung dapat menyelesaikan dugaan korupsi dana hibah Tahun Anggaran (TA) 2019 yang melibatkan Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino.

"Bagaimana kok proses kasus dugaan tersebut tak ada progresnya hingga lila tahun ini, kesannya mandek atau malah telah dipetieskan?" tanya Ketua LMPP Kabupaten Pesawaran Deni Yohanes kepada Helo Indonesia, Minggu (10/11/2024).

Mantan Sekretaris KPU Itu menduga Yatin Putro Sugino dibantu Sofi selaku sekretaris dalang dugaan penyimpangan anggaran KPU Rp 32.871.219.500. "Tanda tangan cap stempel kebanyakan palsu,” ungkapnya.

Dalam penggunaan dana tersebut, ada dugaan kegiatan fiktif, mark up anggaran dan manipulasi data sewa kantor Sekretariat KPU, sewa gudang, kegiatan bimbingan teknis, jalan sehat, iklan media, belanja ATK di setiap kegiatan dan masih banyak lainnya.

Tidak sampai di situ, KPU Pesawahan diduga memotong dana pembuatan TPS di 1021 TPS yang tersebar se-Kabupaten Pesawaran. anggaran yang digelontorkan pemerintah Rp.1 juta rupiah per TPS hanya diberikan Rp. 500 ribu tanpa alasan yang jelas.

“Kami menerima dana Rp. 5.073.400,- termasuk honor dan uang makan berikut dengan operasional direkap,” ungkap salah seorang ketua KPPS di Kecamatan Gedong Tataan.

“Kami hanya terima itu, saya gak tau kalau dana itu lebih atau kurang, makan 2 kali sejak makan Rp.20 ribu, kalau katanya 30 ribu ya saya kurang faham,” pungkasnya.

Diketahui, dalam Rincian Anggaran Belanja (RAB)TA 2020 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran sebesar Rp 27.621.219.500, dengan di antaranya untuk Tahapan Persiapan dan Pelaksanaan senilai Rp 9.445.233.500.

Kemudian untuk Operasional dan Administrasi Perkantoran, senilai Rp 4.657.636.000, dan Honorarium Kelompok Kerja Pemilihan, senilai Rp 1.685.800.000 serta Honorarium Penyelenggara Pemilihan, senilai Rp 11.832.550.000.

Dari total anggaran sebesar Rp 27.621.219.500, di tambah dengan rincian Anggaran Belanja Tahun 2019 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran tahun 2020 sebesar Rp 350.000.000.

Penambahan anggaran untuk Pilkada 2020 di Pesawaran sebesar Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD sebesar Rp2 miliar dan APBN sebanyak Rp2,9 miliar jadi total Rp 32.871.219.500. (Rls/Rama)

LMPPmendesak aparat penegak hukum (APH) tuntaskan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino. (Rama)

Berita Terkini