Elektabilitas Kurang Bersaing Jadi Penyebab Munculnya Isu Anies Diduetkan Dengan Ganjar

Senin, 28 Agustus 2023 17:45
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, muncul wacana akan diduetkan. (foto: ist) Ist

HELOINDONESIA.COM - Wacana Ganjar pranowo dipasangkan dengan Anies Baswedan untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, menjadi perhatian serius berbagai kalangan. 

Ide Ganjar dan Anies berpasangan disampaikan Ketua DPP PDIP Said Abdullah. Dia sebelumnya membayangkan Bacapres Ganjar Pranowo bersatu bersama Anies Baswedan dalam memimpin Indonesia. Said menilai keduanya bakal menjadi sebuah kekuatan. 

Pengamat politik Fernando Emas menilai, munculnya isu untuk menduetkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan harusnya menjadi bahan evaluasi di internal koalisi. Pasalnya, adanya wacana tersebut menunjukkan bahwa elektabilitas Anies kurang bersaing sehingga dianggap sudah tak layak lagi untuk diusung sebagai capres, melainkan hanya sebagai cawapres.

"Jadi bicara tentang adanya wacana pak Anies dipasangkan dengan pak Ganjar, ini kan bagian dari evaluasi internal," kata Fernando Emas dalam keterangannya di Jakarta, Senin 28 Agustus 2023.

Baca juga: Dalih Bingung, Pemilik Wisata Lembah Damai Baru Akan Mengurus Izin

Bahkan kata dia elektabilitas Anies yang selalu berada paling buncit berdasarkan hasil survei sejumlah lenbaga politik independen, menjadi penyebab mengapa belakangan ini Anies safari menyambangi masing-masing pimpinan parpol pengusung. 

"Seperti menemui Ketum NasDem Surya Paloh, Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri beberapa waktu terakhir, " terang dia. 

Fernando Emas menilai, Anies sengaja melakukan sejumlah pertemuan itu sebagai cara untuk meyakinkan kembali partai-partai pengusung bahwa elektabilitasnya masih mampu bangkit kembali di sisa-sisa waktu yang ada.

Baca juga: Ganjar: Kampus Tempat yang Tepat Uji Gagasan dan Pikiran Kandidat Capres

Anies mulai khawatir partai-paytai pengusungnya akan bermanuver dengan membangun komunikasi dengan partai lain seperti yang dilakukan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bertemu Ketua DPP PDIP Puan Maharani. 

"Karena kan partai-partai pengusung, mereka ikut kontestasi mendukung capres cawapres ingin menang, sehingga menjadi bagian dari pemerintah. Kan sama saja ketika mereka lihat peluangnya sangat kecil, sangat dipaksakan, sama saja seperti bunuh diri," jelasnya.

Berita Terkini