HELOINDONESIA.COM - Sejumlah nama diantaranya Yenny Wahid, Airlangga Hartarto, Gibran Rakabuming, Ridwan Kamil hingga Erick Thohir masuk dalam kandidat calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.
Namun Direktur Executive Partner Politik Indonesia, AB Solissa menyebutkan dari sejumlah nama lainnya yang beredar di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo, nama Menteri BUMN Erick Thohir paling berpeluang mendampingi Prabowo di pelaksanaan Pilpres 2024.
"Di antara beberapa nama yang digadang-gadang seperti misalnya Pak Airlangga Hartarto yang didorong partai Golkar, kemudian Gibran Rakabuming hingga Yenny Wahid, nama Pak Erick Thohir yang paling kompetitif," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/9/2023).
Menurut Solissa mempunyai modal yang kuat bagi Prabowo untuk meraih kemenangan di Pemilihan Presiden 2024, karena elektabilitas yang tinggi. Dalam survey teranyar yang dilakjkan Polling Institute pada Agustus, Erick mendapatkan torehan di angka 15,1 persen dalam simulasi 19 nama.
Baca juga: Tak Hadir di Pertemuan Partai Pengusung Ganjar, Zulhas Sebut Erick Thohir Masih Cawapres
Selain itu dia memaparkan, Erick pun memiliki rekam jejak dan punya kompetensi lebih dibanding kandidat lain. Bahkan saat menjabat sebagai Menteri, dia mengubah kinerja BUMN menjadi jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
"Erick Thohir pernah menjabat sebagai presiden Inter Milan. Saat ini juga dia tengah menjabat sebagai ketua PSSI, dan diharapkan bisa membuat timnas Indonesia berprestasi lebih gemilang," katanya
"Erick Thohir punya kompetensi dan punya kualitas yang sangat dibutuhkan masyarakat ke depan kalau kita bicara kepemimpinan nasional 2024," ujar Solissa.