HELOINDONESIA.COM -
Yakuza merupakan anggota kriminal yang teroganisir dari negara Jepang dan dikenal juga sebagai lembaga kriminal paling tua di dunia.
Kebanyakan anggota Yakuza merupakan seorang laki-laki dengan memiliki tato yang khas pada bagian dada hingga lengannya.
Namun tahukah kalian selama tiga abad lamanya Yakua hanya beranggotakan laki-laki, terpatahkan oleh perempuan bernama Nishimura Mako.
Baca juga: Viral ! Sakit Hati Karena Sering Diejek, Santri di Sumut Nekat Bakar Sang Guru Saat Tertidur
Nishimura Mako menjadi satu-satunya perempuan yang bisa menjadi Yakuza di Jepang, ia diresmikan menjadi seorang Yakuza setelah mengamputasi jari kelingkingnya sendiri.
Kenapa Nishimura Mako bisa menjad Yakuza ? mungkin itu yang kalian pertanyakan.
Semuanya berawal ketika pertemuannya dengan seorang anggota muda Yakuza yang menandai titik balik dalam hidupnya. Saat itu Mako terpesona oleh dunia kejahatan dan akhirnya terlibat dalam aktivitas terlarang mafia.
Lalu pada usia 20 tahun, Nishimura Mako memotong kelingkingnya dan memulai mentato badannya dengan simbol estetika Yakuza.
Baca juga: Heboh ! Raline Shah Disebut Pernah Menikah Dengan Orang Terkaya di Dunia, Brian Armstrong
Kelakuan yang pernah dilakukan Nishimura Mako juga tak main-main, ia sudah melakukan berbagai aksi kriminal mulai dari pemukulan, penyelundupan narkoba, hingga perdagangan perempuan untuk prostitusi.
Kemudian diusia 57 tahun, Nishimura yang sudah menjadi ibu dua anak membuatnya berhenti dari Yakuza dan memulai kehidupan normal.
Pada saat itu Yakuza juga sedang mengalami kemunduran.
Lalu ia memilih menjalankan organisasi amal yang didedikasian untuk membantu mantan anggota Yakuza yang ingin bergabung kembali ke tengah masyarakat.
Sangar juga ya Nishimura Mako ini, pastinya ia menjadi salah satu perempuan paling disegani di Jepang pada saat itu ya.
