Helo Indonesia

Terlalu Banyak Mandi Bikin Kulit Kering, Agar Tetap Sehat dan Lembap, Ikuti Tips ini

M. Haikal - Ragam
Senin, 21 Agustus 2023 20:07
    Bagikan  
Kesehatan kulit,
Foto: tangkapan layar

Kesehatan kulit, - Terlalu sering mandi ternyata mengakibatkan masalah pada kesehatan kulit.

HELOINDONESIA.COM - Mandi atau membersihkan tubuh dari berbagai kotoran dan kuman yang menempel harus dilakukan rutin setiap hari.

Dengan mandi, tubuh akan terjaga kesehatannya. Selain itu juga menghilangkan bau tak sedap akibat keringat yang membekas.

Namun ternyata keseringan atau terlalu sering mandi justru tidak baik untuk kesehatan kulit.

Idealnya mandi bisa dilakukan sehari sebanyak dua kali. Bahkan bisa juga lebih ketika melakukan aktivitas yang menyebabkan beberapa bagian tubuh kotor.

Baca juga: Waspada dan Kenali Gejalanya, Kolesterol Jahat juga Incar Kaum Wanita Terutama Setelah Menopause Tiba

Yang pasti, mandi menjadi bagian penting dari menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

Penting untuk melakukannya dengan bijak dan memperhatikan kondisi kulit serta faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kelembapan kulitmu. 

Dari beberapa  penelitian tentang kesehatan, kebanyakan mandi melebihi rutinitas sehari-hari ternyata tak baik buat kesehatan kulit.

Karena itu pernyataan bahwa keseringan mandi dapat menyebabkan kulit kering ada benarnya juga.

Baca juga: Dorong Pemanfaatan Pengobatan Tradisional di KTT India, WHO: Harus Terbukti Secara Ilmiah Dulu

Beberapa faktor perlu diperhatikan untuk memahami lebih baik tentang persoalan kegiatan mandi ini.

Pada dasarnya, kulit manusia menghasilkan minyak alami yang dikenal sebagai sebum.

Kandungan tersebut membantu menjaga kelembaban kulit. 

Maka, bila keseringan mandi, apalagi menggunakan air yang terlalu panas ditambah lagi menggunakan sabun keras dapat menghilangkan minyak alami tersebut dari kulit. 

Baca juga: Viral Pesta Pernikahan Anak Haji Ciut Bakal Digelar 14 Hari 14 Malam, Daftar Undangannya Bikin Netizen Melongo

Akibatnya, kulit akan mengalami kekeringan, gatal-gatal, dan bahkan iritasi.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua orang akan bereaksi sama terhadap frekuensi mandi yang tinggi. 

Faktor-faktor seperti jenis kulit, iklim, aktivitas fisik, dan produk perawatan kulit yang digunakan dapat memengaruhi seberapa sering seseorang sebaiknya mandi. 

Orang dengan jenis kulit tertentu, seperti kulit kering atau sensitif, mungkin lebih rentan terhadap efek kulit kering akibat mandi terlalu sering.

Baca juga: Desak Anies Umumkan Cawapres, Demokrat : Taktik Menaikan Elektabilitas

Untuk menjaga kulit tetap sehat dan lembap, berikut  beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

Pertama, gunakan air hangat.

Hindari menggunakan air terlalu panas saat mandi. Sebab, air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit lebih cepat.

Kedua, gunakan sabun lembut.

Pilih sabun yang lembut dan tidak mengandung bahan kimia keras. 

Hindari sabun yang mengandung parfum atau pewarna tambahan.

Baca juga: Zulhas Pasang 2 Pendekar Hukum Jaring Suara Dapil 1 dan 2 Lampung

Ketiga, mandi lebih singkat.

Hindari mandi yang terlalu lama. Mandi singkat dengan waktu sekitar 5-10 menit lebih baik untuk mencegah pengeringan kulit.

Keempat, gunakan pelembap.

 Setelah mandi, gunakan pelembap yang cocok untuk jenis kulitmu. Ini membantu menjaga kelembaban kulit.

Kelima, hindari cara menggosok aecara kasar.

 Saat mengeringkan kulit dengan handuk, hindari menggosok dengan kasar. Cukup tepuk-tepuk lembut untuk mengeringkan.

Baca juga: Anggap Food Estate Telah Gagal, Fraksi PDIP Minta BPK Audit Kementeriannya Prabowo

Keenam, minum air yang cukup.

 Konsumsi cukup air setiap hari juga penting untuk menjaga kelembaban kulit dari dalam.