✕

Terapi Holistik Berbasis Wellness jadi Warisan Etnik Budaya Nusantara

Rabu, 13 November 2024 19:47
Penggagas Etnprana, Lourda hutagalung dan dr Syarief Hudaya, MH.Kes dari Asosiasi Dokter Etno Wellness Indonesia (ADEWI) dalam webinar Indonesia Wellness Tourism International Festival 2024 (IWTIF) yang digelar secara daring pada Rabu (13/11/2024) Foto: ist

HELOINDONESIA.COM - Tercatat sudah ada 28 etno wellness atau aktivitas kesehatan berbasiskan etnis yang menjadi kekayaan budaya Indonesia.

 Wellness adalah sistem kebugaran etnik yang diturunkan dari generasi ke generasi dan menjadi suatu bagian dari warisan etnik budaya.

 Teknik pengobatan terapi holistik ini dapat meliputi latihan atau olah pernapasan, meditasi, manajemen stres, terapi umum, pengalaman somatik, hipnosis terapi perilaku kognitif, akupunktur,urut, Tai  chi dan sejenisnya.

Sebagai modal holistik, etno wellness memiliki kekayaan berupa ramuan dan keterampilan.

Ramuan itu sendiri berupa lebih dari 12.000 jenis jamu, 86 obat herbal terstandar  (OHT), borehan  atau lulur, minyak atsiri dan aroma terapi.

Baca juga: Mees Hilgers Minta Maaf Tak Bisa Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang dan Arab Saudi

Secara keterampilan, dalam etno wellness terdapat praktik pemijatan, akupunktur, akupresure, bekam, Hypnoterapi, Yoga dll.

Hal itu diungkapkan dr Syarief Hudaya, MH.Kes dari Asosiasi Dokter Etno Wellness Indonesia (ADEWI) dalam webinar Indonesia Wellness Tourism International Festival 2024 (IWTIF) yang digelar secara daring pada Rabu (13/11/2024).

Menurut dr Syarief, etno wellness merupakan sebuah pengobatan yang holistik.

“Ini berhubungan dengan keseluruhan sesuatu atau dengan sistem total, bukan hanya dengan bagian-bagiannya,” papar dr Syarief.

Menurutnya, pengobatan secara holistik itu bertujuan untuk mengobati seluruh orang, termasuk menyehatkan pikiran dan kebugaran tubuh, bukan hanya cidera atau sebuah penyakit.

Baca juga: Presiden Prabowo Anugerahi Agus Andrianto Pangkat Jenderal Polisi Kehormatan

Pelayanan kesehatan  holistik itu sendiri didefinisikan sebagai pelayanan medis yang lebih memperhatikan keutuhan aspek kehidupan manusia, termasuk kehidupan fisik, mental, sosial dan spiritual yang saling mempengaruhi.

“Holistik berarti 'keseluruhan', yang merupakan gabungan dari 'holy' dan 'healthy’. Perspektif holistik berarti membangun pribadi yang holistik, sehat, dan seimbang dalam semua aspek  baik fisik, pikiran dan spiritual,” jelasnya.

Menurutnya, ada tiga sumber dari pengobatan secara holistik, yakni biologis, sosial budaya dan psycholccical.

 Biologis meliputi genetika, sensitivitas obat, perbedaan sistem saraf & struktur otak, fisiologi, cidera, penyakit, status kesehatan, hormon dan kekurangan nutrisi.

Sementara lingkungan sosial budaya mencakup stresor, identitas interseksional & diskriminasi, penindasan, status sosial ekonomi, kemiskinan, budaya, konstruksi sosial, lingkungan, akses, teman sebaya, keluarga, komunitas, sistem, agama, sekolah, karir, lingkungan yang tidak valid.

Baca juga: Ditjen Hubdat Paparkan Langkah Tindak Lanjut Sikapi Kecelakaan Truk di Tol Cipularang 

Sedangkan psycholccical  berupa emosi, kepribadian, temperamen, pikiran, keyakinan, nilai, spiritualitas, pengalaman, ingatan, perilaku yang dipelajari, ketahanan, keterampilan mengatasi, bias, IQ, EQ, trauma.

“Terapi holistik memiliki bukti substansial untuk membantu orang dengan berbagai kondisi kesehatan mental,” tambah dr Syarief.

Pengobatan holistik ini dapat membantu kesejahteraan mental secara keseluruhan dan menawarkan banyak manfaat, termasuk mengatasi masalah psikis, sosial, mental, emosional dan spiritual.

National Center for Complementary/Alternative Medicine (NCCAM) mencatat tentang pengobatan holistik, yakni:

Pertama, Mind-body therapy

Baca juga: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Lakukan Kunjungan Kenegaraan di Washington DC untuk Perkuat Hubungan Bilateral

Adanya  intervensi dengan berbagai teknik untuk memfasilitasi kapasitas berpikir yang mempengaruhi gejala fisik dan fungsi tubuh

Praktinya dalam bentuk yoga, terapi musik, berdoa, journaling, biofeedback, humor, taichi, dan terapi seni.

Kedua, sistem pelayanan alternatif

Sistem  pelayanan kesehatan ini mengembangkan pendekatan pelayanan biomedis non konvensional.

Contohnya seperti Traditional China Medicine (TCM), Ayurvedia, pengobatan asli Amerika, cundarismo, homeopathy, naturopathy, Yankestrad Indonesia.

Ketiga, Biologis

Intervensi natural dan praktik biologis dan hasil-hasilnya berupa jamu,  herbal, dietetic dan food suplemen.

 Keempat, memanipulatif  dan sistem tubuh.

Baca juga: Tangis Haru Pegawai Pemprov Saat Paman Birin Nyatakan Undur Diri dari Jabatan Gubernur Kalsel

Terapi ini didasari oleh manipulasi dan pergerakan tubuh. Misalnya  pengobatan kiopraksi, macam-massage, rolfing, terapi cahaya dan warna, serta hidroterapi.

Dikatakan dr Syarief bahwa etno wellness sebagai dimensi holistik meliputi physical wellness, emotional wellness, social wellness, intellectual wellness, spiritual wellness.

Dikutip dari Dillette et al., 2021; Huang & Xu, 2014, dimensi wellness itu sendiri merupakan teori keseimbangan antara body, mind, dan spirit. Jadi, wellness didefinisikan sebagai kondisi keseimbangan yang holistik antara tubuh, pikiran, dan jiwa yang secara keseluruhan  memberikan perasaan  sejahtera.

Dalam teori yang dibuat Sitti Nursetiawati (2018),

wellness merupakan produk kearifan lokal yang secara empiris merupakan perawatan kesehatan dan kebugaran dengan latar kebudayaan dan tradisi luhur empiris.

Baca juga: Jelang Laga Persib Bandung vs Borneo FC, Bobotoh Bisa Nyetadion Lagi, Tapi

Berikut 28 etno wellness yang sudah ditemukan dan dikembangkan sebagai pengobatan secara holistik, yakni:

 

  1.  perawatan Kusuk Batak
  2. perawatan Uruik Minang
  3.  perawatan Pijat Pulen legit Betawi
  4. perawatan Pijat Peranakan Semarang
  5. perawatan Micet Madura
  6. perawatan Pijat Bali
  7. perawatan Baurut Banjar
  8. perawatan Pijat Jawa
  9. perawatan Laseng Timor
  10. perawatan Meze entaya Papua
  11. perawatan Peseul Sunda
  12. perawatan Pijat Dayak
  13. perawatan Randang Minang
  14. perawatan Borehan Betawi
  15. perawatan So'oso Madura
  16. perawatan Cingkaruk Banjar
  17. perawatan Bedda lotong Bugis
  18. perawatan Bakkasai Dayak
  19. perawatan Oukup Batak
  20. perawatan Batangeh Minang
  21. perawatan Tangas Betawi
  22. perawatan Ratus Jawa
  23. perawatan Batimung Banjar
  24. perawatan Bakera Minahasa
  25. perawatan Batimuh Dayak
  26. perawatan Barendam Betawi
  27. perawatan Barendam Jawa
  28. perawatan Bapapai Dayak

 

 

Berita Terkini