✕

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Sepakbola Kota Surakarta Juara Porprov Jateng XVII

Rabu, 28 Oktober 2026 06:59
Tim sepakbola Kota Surakarta menjadi juara Porprov, berpose bersama Ketua Harian PB Porprov Sujarwanto Dwiatmoko dan Ketua PSSI Jateng Kairul Anwar

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Laga pamungkas cabang olahraga sepakbola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII Semarang Raya 2026 menyajikan drama yang mendebarkan. Bermain di bawah tekanan pendukung tuan rumah di Stadion Citarum, Semarang, Selasa (27/10/2026), tim sepak bola Kota Surakarta sukses membuktikan kualitas mental juara mereka.

Anak-anak asuh pelatih Andriyawan Wahyudi berhasil mengandaskan perlawanan ketat Kota Semarang, lewat adu penalti mendebarkan dengan skor akhir 3-1 setelah bermain imbang 1-1 hingga waktu normal usai.

Baca juga: Kemiskinan Menurun, Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik Mandaya Award 2026

Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Tuan rumah Kota Semarang tampil dominan dalam penguasaan bola, namun pertahanan solid Surakarta terus menggagalkan gelombang serangan yang datang.

Kebuntuan pecah pada menit ke-73. Memanfaat peluang emas, penyerang Surakarta, Alvaro Adriano, berhasil menggetarkan jala lawan dan membawa timnya unggul 1-0. Sontak gol tersebut mengejutkan publik Stadion Citarum.

Namun, Kota Semarang tak tinggal diam. Merespons ketertinggalan, tim asuhan M. Dhofir meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya manis pada menit ke-80, saat Rafael Rahya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sekaligus membakar kembali semangat tuan rumah.

Karena kedudukan seimbang hingga akhir waktu normal, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Di sinilah mentalitas baja Laskar Surakarta benar-benar diuji dan dibuktikan.

Tiga algojo penalti Kota Semarang yaitu Rafael Rahya, Alexandre Akbar, dan Indra Purnama gagal menjalankan tugasnya akibat ketatnya tekanan dan ketenangan penjaga gawang Surakarta. Sementara itu, para penembak Surakarta tampil dingin dan klinis, memastikan kemenangan 3-1 yang mengunci medali emas Porprov Jateng XVII 2026.

Seusai laga, pelatih Tim Kota Surakarta, Andriyawan Wahyudi, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya terhadap daya juang para pemain.

"Kami menyadari tuan rumah tampil sangat dominan di final. Seharusnya kami bisa lebih fokus saat unggul 1-0 hingga tidak kecolongan. Tapi sejak awal kami sudah mengantisipasi jika laga harus berlanjut ke adu penalti," ungkap Andriyawan.

Baca juga: Enam Daerah Berbagi Emas di Hari Pertama Angkat Berat Porprov Jateng 2026

Andri menambahkan bahwa jadwal padat tanpa jeda pemulihan (recovery) yang cukup dari babak semifinal menjadi tantangan fisik luar biasa bagi timnya.

"Namun, anak-anak punya kemauan keras dan tekad kuat untuk menang, sehingga kami bisa meraih hasil maksimal ini," tegasnya.

Kota Semarang Tetap Tegak
Di kubu lawan, pelatih Kota Semarang, M. Dhofir, secara ksatria mengakui bahwa faktor mental menjadi pembeda utama dalam laga krusial ini.

"Mentalitas berbicara sangat besar di lapangan, terutama saat berada dalam situasi tertinggal dan ketika menghadapi drama adu penalti. Adu penalti murni masalah ketenangan dan mental," terang Dhofir.

Meski gagal mengamankan medali emas di rumah sendiri, Dhofir menegaskan bahwa pencapaian medali perak ini merupakan sejarah baru dan lompatan besar bagi sepak bola Kota Semarang di ajang Porprov.

"Saya sangat bangga dengan perjuangan anak-anak. Kami sudah melampaui ekspektasi dari capaian-capaian Porprov sebelumnya. Alhamdulillah, hari ini kami naik level dengan meraih perak," tambahnya. (Aji)

Berita Terkini