LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dua buku sastra Senja Gerimis serta Arutala karya Edy Samudra Kertagama yang berjuluk "Nabi Penyair" meluncur sahdu saat musim hujan di kehangatan Gedung PKM UKM BS Unila, Senin (27/1/2024), pukul 19.30 WIB.
Edi Siswanto, akademisi yang juga sastrawan dari FKIP Universitas Lampung. (Unila) yang mengatur apik lalu lintas ulasan dua sastrawan asal Kota Metro, Naim Emel Prahana dan Solihin Utjok terhadap kedua buku Sang Nabi Penyair.
Naim Emel Prahana mengungkapkan kekagumannya kepada sang penyair. Menurut dia, Edy Samudra Kertagma adalah sosok penyair yang serius terbukti dengan karya-karyanya yang terbit di beberapa majalah luar negeri.
Diakuinya, penyair Edy Samudra Kertagama menikmati hidupnya sebagai penyair, tidak terpengaruh soal apapun, terus dan terus berkarya dalam banyak tema: sosial hingga romantis. "Tugas penyair menulis dan menulis," katanya.
Solihin Utjok, ketua Dewan Kesenian Metro mengatakan buku karya Edy Samudra Kertagama yang baru diluncurkan bercerita tentang romantisme dan perjalanan spiritual.
"Kedua buku karya penyair Edy Samudra Kertagama ada sebentuk nilai-nilai pencarian, kerelaan terhadap cinta luka, kepedihan, serta kehancuran secara psikologis bahkan kematian. Maka dalam konteks ini bisa disebut sebagai psiko spiritual, tandas Utjok.
Tuan rumah acara, Ketua UKMBS Universitas Lampung Lentera Dzulkarnain mengatakan kelahiran dua buku karya Edy Samudra Kertagama dapat menjadi penyemangat para sastrawan dan penyubur ekosistem sastra daerah ini
Hadir pada acara tersebut yang digelar UKMBS Unila berkerjasama dengan Lampung Literatur dan Rumah Sastra Mata Dunia Penyair, Sutradara Ari Pahala Hutabarat, Anton Kurniawan, Wahid Maman Bayzuri (Teater Jabal Tanggamus), Perpusda Lampung, Komunitas Berkat Yakin Hati Pena,
Lainnya, Klasika, Universitas Lampung, UMITRA, Universitas Darmajaya Universitas Satu Nusa, Itera, IAIN Metro, Forum Literature, Camp Film, Dewan Kesenian Metro, Komunitas Ruang Pojok, Komunitas Impas, Forum Literatur serta UKM-UKM dari berbagai Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung.
Edy Samudra Kertagama yang mulai menulis sejak tahun 1979 sebelumnya telah menerbitkan beberapa buku tunggalnya antologi: Kering (1997), Nyanyian Sunyi (2002), Sajak-sajak pendek Embun Putih (2004), Mantra Sang Nabi (2016), Kereta Gandeng dan Sajak Burung Rajawali (2019), Antologi Mantra Sang Nabi (2016).
Di penghujung tahun 2024, penyair Edy Samudra Kertagama menerbitkan dua buku sekaligus yaitu Senja dan Gerimis serta Arutala yang diterbitkan oleh Lampung Literatur.
Puisi-puisinya bertaburan diterbitkan Majalah PUSAT (Badan Pusat Bahasa), media cetak daerah, juga terbit di Majalah Mancanegara, antara lain:
1. Atunis Galaxy Poetry Magazine-Albania (2024) 2. KOBIAL Magazine BANGLADESH (2024).
3. Literary e Magazine in Greece- Yunani (2024)
4 Portal Magazine in Greece-Yunani (2024) 5. ORFEU Magazine Kosovo (2024).
6. Gazeta Destinacioni Magazine-Albania (2024)
7. Sindh Courier Magazine Pakistan (2024).
8. Antunis Galaxy Poetry-Albania (2024).
9. Swapner Sahitya Patrika magazine (The Raft of Dreams Literary Magazine India) 2024.
10. Puspaprovat Magazine India, 2024.
11. Literary BARCALONA Magazine Spanyol 2024.
12. Raven Cege Magazine Jerman 2024.
13. Eropean Poetry Magazine(Yunani) 2024.
14. Polis Magazino Greece (Yunani) 2024.
15. Antunis Galaxy Poetry-Albania (2024).
16. Antunis Poetry Magazine 11/12/2024.
17.Alessandria Magazine-today Italia 11/12/2024. Mendapat Sertifikat Penghargaan dari Memorial of V.M Terkov 2023 (Rusia, Nizhny Novgorod) Rusia. (HBM)
-