Helo Indonesia

Tim Siwo PWI Jateng Petik Pelajaran dari Perseto, Kalah 1-4 dalam Friendly Game

Senin, 9 Oktober 2023 09:15
    Bagikan  
Tim Siwo PWI Jateng Petik Pelajaran dari Perseto, Kalah 1-4 dalam Friendly Game

Tim Siwo PWI Jateng dan Perseto Mranggen berpose bersama sebelum laga persahabatan. Foto: Ist

DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Tim Sepak Bola Siwo PWI Jateng yang diproyeksikan mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Sumbar tahun depan, harus mengakui keunggulan tim jago tarkam Perseto Mranggen dengan skor 1-4, dalam friendly game di Lapangan Daleman, Demak, Sabtu 7 Oktober 2023.

Empat gol kemenangan Perseto dicetak Slamet menit ke-20 dan 70, Eko menit ke-76 dan Hendro Bawono menit ke-84. Adapun gol tunggal Siwo PWI dilesakkan melalui kaki Tofa menit ke-40.

Baca juga: Wali Kota Semarang dan CEO PSIS Saling ‘Menggoda’, Ada Deal Apa?

Laga friendly game yang mempertemukan Siwo dan Perseto erlangsung seru. Selain disaksikan ratusan penonton, tim tuan rumah pada babak kedua mengganti seluruh pemainnya, dengan pemain yang pernah merumput di liga Tanah Air.

Hal inilah yang menjadikan Tim Siwo PWI harus menerima gelontoran tiga gol tanpa balas, meski pada babak pertama PWI sempat menahan imbang 1-1.

Manajer tim sekaligus pelatih Perseto Mbah San mengaku senang dan bangga bisa ber-happy game dengan Tim PWI.
"Sebagai penghormatan buat Tim PWI, kami full tim dengan memainkan teman-teman yang pernah berlaga di liga," papar Mbah San.

Tercatat ada 10 mantan pemain liga yang memperkuat Perseto, yakni Ahsan Musthofa, Sukarmato eks Persikaba Blora, Arif Iksan penjaga gawang eks PPSM Magelang, Hendro Bawono eks Persis, PSS Sleman, Afif Rosidi eks Persinga Ngawi,Sugiyono eks PSIS, Supriyanto eks Persipur, Jarot eks PSD Demak, mantan punggawa PSIS Ahmad Wiryo, dan Samuri.

Baca juga: Polda Kunjungi PWI Jateng, Berharap Sinergi dan Kemitraan Makin Kuat

"Biasanya Alejandro Tobar eks PSMS, Persib, Denny Rumba PSIS, Abdul Rozak Petrokimia dan Dyas Bagus Badak Lampung hadir memperkuat Perseto. Mereka sudah konfirmasi tidak bisa merapat, karena ada keperluan keluarga," terang Mbah San.

Pada babak pertama Afri dkk menggunakan formasi 4 4 2. Penjaga gawang Fikar, dua striker dipercayakan pada Diaz dan Tofa. Empat gelandang diisi Gunawan, Lander, David, dan Kukuh. Barisan belakang diisi Fery, Afri, Wahyu Budy, dan Wahyu BP.

Jalannya pertandingan pada awal babak pertama berlangsung lambat. Kedua tim terlihat hati-hati dalam melakukan serangan.

Serangan Balik

Menit ke-20 Tim PWI sempat kecolongan akibat lewat serangan balik. Sebenarnya tendangan menyilang ke arah gawang tidak terlalu kencang. Namun, karena bola mantul ke tanah, sulit diantisipasi kiper Fikar.

Baca juga: 957 Atlet Bersaing dalam Graha Padma Kejurprov Bulutangkis 2023

Lima menit menjelang babak pertama berakhir, pemain Siwo Afri dari bawah membawa bola disodorkan ke wing kanan yang diisi Soleh. Bola ditarik ke tengah diterima Lander. Melihat Tofa bergerak ke depan, bola diumpan terobosan.

Dengan cermat bola diplessing ke sudut sempit gagal ditangkap Kiper Arif Iksan. Sampai Wasit Muhammad Saiful dari Askab Demak meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah skor imbang 1-1.


Memasuki babak kedua, Perseto tidak mau kehilangan muka di hadapan pendukungnya. Pelatih Mbah San merotasi seluruh pemain dengan pemain yang biasa mengikuti tarkam. Sementara PWI memasukkan Anggit eks Persibat Batang, Ashok Winarno, Agung, Ashok.

Rotasi di kubu Perseto membuat tim tersebut memiliki daya kerja tinggi, dan berhasil menggelontorkan tiga gol ke gawang Siwo PWI sehingga skor berkesudahan 4-1.

Baca juga: Bertemu Cucu Syekh Abdul Qadir Jailani, Ganjar Didoakan dan Diberi Amalan Khusus

Koordinator Tim Siwo PWI Jateng Gunawan Wibisono mengapresiasi seluruh pemain PWI yang bertanding penuh semangat. Meski tuan rumah menurunkan pemain yang pernah berlaga di kancah liga, Tim PWI bisa mengimbangi meski harus menelan kekalahan.

Terkait dengan hasil ini, Gunawan mengatakan, pihaknya memetik pelajaran berharga dari Perseto yang dihuni para mantan pemain profesional.
"Terima kasih Mbah San, kami banyak belajar dari pemain-pemain hebat. Semoga silaturahmi ini tetap berlanjut," ujar Gunawan. (Aji)