HELOINDONESIA.COM - Drawing Piala Asia 2024 telah digelar di Doha, Kamis 11 Mei 2023. Ketua Umum PSSI Erick Thohir hadir langsung dalam drawing Piala Asia bersama dengan pelatih timnas Shin Tae-yong. Piala Asia itu akan berlangsung di Qatar pada Januari 2024.
Hasil drawing kali ini, Indonesia tergabung di Grup D Piala Asia yang merupakan grup terberat karena diisi oleh kekuatan utama sepak bola di Asia, yakni Jepang, Irak, dan Vietnam.
Meski berada di grup terberat, Erick THohir mengatakan, timnas Indonesia akan berjuang dengan skuat tenaga untuk bersaing di Grup D.
Erick mengatakan seluruh lawan adalah tim yang tangguh. Terlebih Indonesia akan menghadapi Jepang yang merupakan juara empat kali Piala Asia yang pada Piala Dunia 2022 lalu sukses mengalahkan Jerman dan Spanyol.
Menurut Erick Thohir, meski menghadapi lawan Tangguh di grup terberat, Timnas Indonesia tak gentar dan siap tampil habis-habisan. Menurutnya, namanya sepakbola semua bisa terjadi dalam 90 menit dengan skor 0-0 di awalnya.
"Kalau Jepang, kita sudah tahu kualitasnya, levelnya sudah elite dunia, juga dengan Irak dan Vietnam. Seluruhnya adalah tim yang tangguh. Tapi semua bisa terjadi dalam 90 menit dan semua dimulai dengan skor 0-0. Kita siap, meski tantangannya tidak mudah," kata Erick di sela-sela drawing Piala Asia di Doha, Kamis (11/5).
Dia menjelaskan, semua pemain timnas Indonesia siap tempur. Meski masuk pot 4 yang merupakan klaster negara nonunggulan, timnas tidak gentar.
"Timnas kita terus menunjukkan perkembangan yang positif. Meski kita tahu Piala Asia ini dihuni negara yang levelnya sudah dunia. Ini jelas menjadi tantangan sekaligus peluang kita untuk semakin meningkatkan level permainan timnas," ujar Erick.
Erick mengatakan Grup D spesial karena grup terberat, dihuni rival Indonesia di Asia Tenggara, Vietnam. "Vietnam seperti kita tahu adalah rival kita di ASEAN yang performanya di Asia sangat baik. Semua lawan yang tangguh tapi tim kita pun punya kualitas untuk membuat kejutan," puji Erick.
Erick yakin skuat Shin Tae-yong punya peluang untuk bersaing. "Ini adalah keikutsertaan kita kelima kali di Piala Asia dan kita sudah sejak 2007 absen dan baru bisa kembali lagi ke Piala Asia. Kesempatan ini mesti kita manfaatkan dengan berjuang hingga pluit akhir," tegas Erick. (*)
(Winoto Anung)
