HELOINDONESIA.COM -IBK Altos kalah dari Jung kwangjang Red Sparks dengan skor 2-3 (21-25 34-36 25-23 25-19 15-12) dalam pertandingan putaran keempat V-League putri 2024-2025 yang digelar di Hwaseong Jonghap Gyeonggitaun.
Meskipun sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal 2 set, mereka kalah dalam perebutan set kelima. Dengan tambahan 1 poin, IBK Altos berada di peringkat keempat dengan 33 poin, tertinggal 5 poin dari Jung Kwangjang Red Sparks di peringkat ketiga.
Pelatih kepala IBK Altos, Kim Ho-cheol, untuk pertama kalinya menurunkan Lee So-young sebagai starter. Lee So-young yang dulu merupakan kapten Red Sparks memilih bergabung dengan IBK Altos karena memperoleh gaji tinggi.
Jangan lewatkan gaes
Baca juga: Perhatikan, Mulai 2025 Sistem Tilang Berbasis Poin, Perhatikan Sanksinya
Sebelumnya Lee Sl-young hanya bermain sebagai pemain pengganti karena cedera bahu. Pelatih Kim mengatakan bahwa Lee So-young telah berlatih keras dan siap bermain. Namun, ia juga mengakui bahwa Lee So-young mungkin belum bisa menggunakan bahunya secara maksimal. Pelatih Kim berharap Lee So-young bisa melupakan cedera bahunya saat pertandingan.
Lee So-young mencetak 13 poin dengan persentase serangan 27%. Performanya belum 100% sempurna, terutama dalam serangan. Namun, ia tampil sangat baik dalam bertahan, melakukan banyak dig yang sulit.
Lee juga menyumbangkan 3 blok. Ini adalah pertama kalinya ia bermain full set musim ini. Setelah pertandingan, pelatih Kim mengatakan bahwa Lee So-young belum bermain seperti biasanya karena cedera bahu.
Namun, ia tetap berusaha semaksimal mungkin. Pelatih Kim yakin Lee So-young akan terus membaik.
Meskipun kalah Pelatih Kim memuji penampilan pemain-pemainnya, terutama Kim Ha-kyung yang tampil bagus di momen-momen krusial. Meskipun kalah, pelatih Kim merasa puas karena timnya bisa bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan mencapai set kelima."
Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin, berkata bahwa kemenangan tidak hanya diraih dari teknik namun bisa diraih dari semangat dan rendah hati untuk perang mental.
“Inilah yang diajarkan pelatih Shin Chi-yong (mantan Samsung Fire & Marine Insurance) kepada kami di masa lalu, Ia menekankan semangat, jika Anda rendah hati , kamu bisa menang.” kata Ko Hee Jin.
"Kami harus melakukan yang terbaik dan bersikap rendah hati. Teknik tidak menjadi masalah pada tahap ini ketika chemistry kami sudah lengkap. Sekarang yang menjadi pertarungan mental. " imbuhnya.
Mega disebut-sebut sebagai contoh yang representatif. Pelatih Go Hee-jin berulang kali memujinya, dengan mengatakan, "Dia dengan rajin menangani setiap latihan sulit dan selalu menerima nasihat pelatih dengan positif. Dia memiliki kepribadian yang patut dipuji."
