KUDUS, HELOINDONESIA.COM - Kejutan mewarnai turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars setelah tim sepak bola putri Solo menyusul tuan rumah Kudus menembus babak final, usai menumbangkan unggulan pertama Jakarta 4-3 dalam semi final yang dihelat di Supersoccer Arena Kudus, Sabtu sore 25 Januari 2025.
Dalam semi final turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini, tim favorit Jakarta sempat unggul cepat melalui gol Andien Haifa Syakira pada menit ke-4. Namun, Solo yang sempat tertatih-tatih di babak penyisihan dengan cepat bangkit dengan menyarangka tiga gol untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Baca juga: Solo Lolos dari Lubang Jarum di MilkLife Soccer Challenge All-Stars
Ketiga gol Solo masing-masing dipersembahkan oleh Nabila Amira Suryanto pada menit ke-12, Adinda Resti Widayati (15-pen), dan Najwa Ayu Ramadhani (16).
Jakarta yang tampil agresif menambah dua gol melalui Anindhita El Hebsyi dan Khansa Nisa Arrosid sehingga terjadi skor imbang 3-3. Dan Ika Wonda menjadi penentu kemenangan Solo melalui gol menit ke-27.
Kemenangan tim dari Kota Bengawan ini ini benar-benar perkiraan. Pasalnya Jakarta datang sebagai tim unggulan yang dijagokan bakal garang di MLSC All-Stars.
Pelatih Solo Maya Susmita menandaskan mental baja dan semangat pantang menyerahkan menjadi kunci yang menentukan timnya lolos ke laga puncak pada Minggu pagi, 26 Januari 2025.
Baca juga: Proliga 2025, Bandung bjb Mulai Buka Persaingan Lolos Final Four Usai Bungkam Petrokimia
Dia pun menyitir adagium klasik bahwa bola itu bundar. Segala kemungkinan bisa terjadi di lapangan. Dia mengapresiasi perjuangan timnya, dan semangat orang tua dalam mendukung para pemain.
“Ya begitulah sepak bola. Bola itu bundar, segala kemungkinan bisa terjadi. Kehadiran suporter dan orang tua juga menambah semangat para pemain kami,” tandas Maya.
Menghadapi Kudus di final, Maya optimistis timnya mampu melakukan revans atas tuan rumah.
“Kami sudah dua kali bertemu Kudus di ajang trofeo dan babak penyisihan grup. Di dua laga itu kami kalah. Besok di final, kami siap revans sekaligus menjadi juara turnamen ini. Harapannya bisa menang 2-0,'' tambahnya.
Nabila Amira Suryanto, salah satu pencetak gol mengatakan siap bermain dan kembali bertemu Kudus di partai final. Nabila menciptakan empat tendangan mengarah ke gawang, dan salah satunya berbuah gol.
"Lawan Kudus, kami siap. Sesuai instruksi coach Maya," terang Nabila.
Adu Penalti
Sebelumnya, tuan rumah Kudus memastikan tiket final usai menang dramatis lewat drama adu penalti melawan Surabaya dengan skor akhir 7-6. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Enam eksekutor kedua tim mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Ketika penentuan dilakukan oleh penendang ketujuh, kapten Kudus Asyifa Sholawa yang menang adu tos memilih timnya sebagai penendang, Kiper tuan rumah Alya Putri Aryanto mampu mengeksekusi penalti dengan sempurna. Kudus pun ke final.
Baca juga: Indonesia Masters 2025: Fajar/Rian dan Jojo ke Final
Pelatih Kudus, Yayat Hidayat, mengakui bahwa Surabaya adalah lawan yang tangguh. Meskipun demikian, Yayat memuji timnya yang mau menyerang dan disiplin dalam bertahan.
“Kedua tim bermain cukup baik. Lagi-lagi keberuntungan ada di pihak kami. Anak-anak juga menunjukkan mental yang sangat kuat,” katanya.
Menghadapi Solo di final, Yayat menegaskan timnya sudah siap. “Di partai final nanti, Solo tentu datang dengan motivasi tinggi untuk membalas kekalahan mereka di fase grup. Tetapi kami sudah siap menghadapi pertandingan besok,” ujarnya.
Laga puncak MLSC All-Stars Kudus vs Solo akan Minggu pagi 26 Januari 2025 di Supersoccer Arena Kudus. Tim mana yang bakal juara, dan siapa yang bakal bersinar di partai final besok, kita tunggu saja. (Aji)
