SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi, tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas determinasi yang ditunjukkan oleh anak asuhnya yang mampu membekap tamuanya Persipal Palu dengan skor mencengangkan 6-1 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu malam 29 Maret 2026.
Itu kemenangan terbesar yang dicapai Laskar Mahesa Jenar musim ini. PSIS tampil impresif melalui enam gol kemenangan yang disarangkan lewat hattrick Alberto Goncalves menit 22, 73, 91 , serta Esteban Vizcarra menit 46, Dani Ibrohim menit 69, serta Otavio Dutra menit 84 lewat titik penalti.
Baca juga: PSIS Mengamuk di Jatidiri! Gulung Persipal 6-1, Laskar Mahesa Jenar Jauhi Zona Merah
Kemenangan besar ini sekaligus menggeser posisi Persiba Balikpapan pada urutan kedelapan dengan koleksi 19 poin.
"Hari ini kita dapat tiga poin atas Persipal dengan perjuangan luar biasa pemain semuanya. Ya, semuanya ingin menang," ujar Andri dengan nada puas pasca-pertandingan.
Euforia pesta gol tidak boleh membuat Goncalves dan kawan-kawan terlena. Fokus PSIS kini langsung dialihkan ke laga krusial berikutnya: menjamu Barito Putera di Stadion Jatidiri pada 4 April mendatang.
Pertandingan ini mengusung tajuk misi balas dendam. Pasalnya, rekor pertemuan musim ini sangat tidak berpihak pada Mahesa Jenar. PSIS dipaksa menyerah kalah dalam dua pertemuan terakhir oleh Laskar Antasari dengan skor identik 1-0, baik saat melakoni laga kandang maupun tandang.
Baca juga: Mengenang Guru Para Guru, Pemkot Semarang Ajak Warga Teladani KH Sholeh Darat
Kemenangan telak atas Persipal menjadi modal berharga bagi PSIS untuk memutus tren negatif kontra Barito. Selain itu, kemenangan kemarin merupakan langkah awal dari target besar yang dicanangkan manajemen dan tim pelatih: menyapu bersih kemenangan di sisa musim.
Dari target enam laga sisa, satu kemenangan besar sudah berhasil digenggam. Kini, tersisa lima laga final lainnya yang harus diperjuangkan habis-habisan. Stadion Jatidiri diharapkan kembali bertuah dan menjadi kuburan yang angker bagi tim-tim tamu yang datang menantang. (Aji)
