HELOINDONESIA.COM - Coach Justin atau pengamat sepakbola, Justinus Lhaksana mengungkapkan perkembangan sepakbola Indonesia sangat pesat, tak lepas dari peran Jokowi, Erick dan Shin Tae-yong.
Menurutnya, hal ini ditandai dengan prestasi yang sudah diukir tim nasional Indonesia pada katagori senior, U-23, serta U-20 yang baru saja memastikan lolos ke Piala Asia U-20, dan juga kenaikan peringkat FIFA yang kini berada di rangking 129 dunia.
Koci, begitu sapaan akrab Coach Justin ini lalu menjelaskan bagaimana asal mula, perkembangan sepakbola Indonesia dengan kedatangan Erick Thohir dan Shin Tae-yong. Yang membuat Tim Indonesia awalnya berada pada peringkat 174.
"Kalau kita ingat, pelatih Shin Tae-yong datang untuk menangani timnas yang saat itu berada di peringkat 174 dunia serta materi pemain yang apa adanya. Lalu datang Erick Thohir sebagai ketua umum PSSI, yang punya visi jelas untuk memasukkan Indonesia ke peringkat 100. Keduanya kolaborasi. STY menyampaikan kebutuhan pemain untuk kedalamam skuad timnas, dan Erick memenuhi permintaan STY, sekaligus profesional dengan meminta kepada STY untuk mencapai target yang disepakati. Dan hasilnya kita lihat sejauh ini, peringkat kita kenaikannya sudah melonjak 40 poin lebih," Ungkapnya.
Baca juga: Pengkritik Paslon RHS tidak Sesuai Fakta dan Realitas yang Ada
Lebih lanjut, Coach Justin juga mengatakan kolaborasi keduanya tak bisa lepas dari peran Presiden Joko Widodo yang punya semangat dan visi sama agar sepakbola Indonesia maju.
Menurunya lagi, Ia merasakan kepercayaan diri dan mental yang kuat dari para pemain tim nasional meningkat sejak Indonesia menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang masih bersaing di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sementara itu Coach Justin juga mengomentari kekurangan dari Tim Nasional yang ada pada kapasitas striker Timnas yang masih belum mampu menyandang predikat haus gol.
Menurutnya, Walau penyerang utama yang miliki Timnas, seperti Rafael Struick, Ramadan Sananta, atau Dimas Drajat merupakan striker terbaik yang ada, tapi kemampuan dan naluri mencetak gol perlu lebih dipertajam.
"Struick itu bagus. Dua gol ke gawang Korsel di Piala Asia U23 lalu menunjukkan kualitasnya. Tapi striker kan dinilai dari gol yang banyak, dan untuk Struick masih terlalu sedikit. Semua striker kita bagus dan sudah dicoba, namun belum ada yang mampu. Untungnya, ketika striker kita belum mampu, ada pemain lain, seperti pemain tengah atau belakang yang bisa cetak gol. Namun untuk ke depan, kita perlu striker yang tajam. Coba bayangkan, tanpa striker tajam saja peringkat kita naik 40 poin. Bagaimana jika kita punya striker yang haus gol? Bukankah peringkat kita akan lebih melesat," tambah Koci.
Baca juga: Pengkritik Paslon RHS tidak Sesuai Fakta dan Realitas yang Ada
Ia juga mengatakan selama Erick Thohir tetap menjadi Ketua Umum PSSI dan Shin Tae-yong menjadi pelatih tim sepakbola nasional, persepakbola tanah air akan terus maju dan berkembang.
"Selama masih ada Erick Thohir dan timnas ditangani Shin Tae-yong, maka saya optimistis bisa berada di 70 atau 80 besar. Jika Arab Saudi saja ada di posisi 54 FIFA, maka kita harus yakin bisa pula seperti mereka. Bagi saya peringkat 100 FIFA itu bisa dengan tutup mata saja. Tapi jangan puas dengan posisi 100 FIFA, ke depannya harus lebih naik dan dalam 6 hingga 7 tahun lagi, kita bisa bersaing dengan Arab Saudi," tuturnya
Di sisi lain, terkati pergantian kepemimpinan Jokowi menjadi Parbowo Subianto ia berharap untuk tidak mengehntikan dukungan dan perhatian total kepada perkembangan sepakbola nasional yang sudah berada di jalur yang sesuai. Ia juga yakin dan berharap Sepak bola tanah air akan semakin maju dan berkembang ditangan Prabowo Subianto.
"Untuk kami, orang-orang sepakbola kan kita mau sepakbola maju. Timnas sudah maju, kompetisi Liga membaik dengan VAR, sepakbola wanita juga sudah datangkan pelatih Jepang. Artinya, bagi kami orang sepakbola perkembangannya secara overall nyata sekali. Progres atau kemajuan itu sebuah prestasi. Kini kita juga berharap dan yakin di tangan Presiden Prabowo, sepakbola kita akan makin maju dan terbang makin tinggi," jelasnya.