Dua Tim Teratas Hadapi Masalah Internal, Red Sparks Siap Rebut Puncak Klasemen

Minggu, 9 Februari 2025 06:46
Red Sparks punya peluang besar di babak play off Istw

HELOINDONESIA.COM -Perjalanan kompetisi Liga Voli Korea Putri 2024/2025 memasuki babak menarik. Dua tim papan atas, Pink Spiders dan Hyundai Hillstate yang sebelumnya mendominasi klasemen, kini menghadapi masalah internal.

Situasi ini tentu menguntungkan Jung Kwan Jang Red Sparks, yang kini berada di posisi ke 3 dengan raihan poin 50, sementara Hyundai Hillstate 53 dan Pink Spiders 61.

Masalah Pink Spiders: Performa Pengganti Tutku Burcu yang Minim

Pink Spiders, juara bertahan liga, mulai goyah setelah pemain bintang asal Turki, Tutku Burcu, mengalami putaran ke 4 saat melawan Red Sparks.

Burcu, yang menjadi tulang punggung serangan tim, terpaksa absen untuk fokus pada pemulihan. Akibatnya, Pink Spiders kerap kalah, termasuk dari tim papan bawah seperti GS Caltex pada 7 Januari 2025.

Sebagai pengganti sementara, pemain asal Polandia Marta Matejko didatangkan. Namun, performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi. Dalam 7 pertandingan, Matejko hanya mencetak 79 poin dengan *success rate* 33,33% (data *OhMyNews*, per 8 Februari 2025).

Pelatih Marcello Abondanza menyatakan bahwa Matejko hanyalah solusi darurat dan akan dilepas begitu Burcu pulih. Kabarnya, Tutku Burcu akan kembali pada laga melawan AI Peppers (9 Februari 2025).

Namun, Abondanza menegaskan bahwa proses adaptasi Burcu membutuhkan waktu: “Dia tidak bisa langsung menyatu dengan tim. Butuh beberapa pertandingan, dan kami harus berhati-hati agar cederanya tidak kambuh.”*

Hyundai Hillstate: Konflik Pelatih-Pemain dan Cedera Wipawee

Sementara itu, Hyundai Hillstate menghadapi dua masalah serius: konflik internal dan cedera pemain kunci. Pelatih Kang Sung Kyung dikabarkan frustrasi dengan performa pemain asingnya, Laetitia Moma Basiko (Kamerun), yang dianggap gagal memenuhi peran sebagai main scorer.

Dalam laga melawan IBK Altos (5 Februari 2025), Kang bahkan terlihat memarahi Moma di pinggir lapangan (Naver Sports).

Masalah semakin rumit setelah Wipawee Srithong, libero andalan asal Thailand, mengalami cedera lutut pada set ketiga saat melawan Red Sparks (7 Februari 2025). Sebelumnya, Wipawee juga dikabarkan cedera punggung saat menghadapi IBK Altos. Kehilangan dua pilar ini membuat Hyundai kesulitan mempertahankan konsistensi.

Proyeksi Klasemen: Akankah Dominasi Red Sparks Bertahan?

Dengan kembalinya Tutku Burcu yang masih membutuhkan adaptasi dan kondisi Wipawee yang masih belum pasti, persaingan tiga besar diprediksi semakin sengit. Namun, Red Sparks memiliki peluang besar untuk menuju puncak klasemen jika konsisten memanfaatkan kelemahan rival.

Berita Terkini