Momen Emas Si Kembar dari Patean: Maora & Naora Gebrak Panggung MLSC 2026 Semarang

Sabtu, 5 September 2026 23:47
Ajang ajang sepakbola putri MilkLife Soccer Challenge 2026-2027 di Semarang menciptakan kejutan yaitu munculnya Si Kembar yang bersinar

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -  Stadion Universitas Diponegoro dan Lapangan Arhanud Jatingaleh, Semarang, menjadi saksi  perjuangan serta talenta luar biasa dari ribuan srikandi cilik dalam ajang sepakbola putri MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027.

Di tengah meriahnya turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini, ada satu cerita yang paling mencuri perhatian publik: kisah inspiratif sepasang saudari kembar asal Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pagersari-Patean, Kabupaten Kendal.

Mereka adalah Ammaora Kalani Putri (Maora) dan saudara kembarnya, Annaora Elysia Putri (Naura). Keduanya tampil memukau dan menjadi motor penggerak lini permainan tim sekolah mereka di Kelompok Umur (KU) 12.

Bagi Maora, lapangan sepak bola adalah tempat ia mewujudkan mimpi besar. Mengidolakan megabintang Cristiano Ronaldo, penyerang cilik ini tampil menggila sepanjang turnamen. Hingga Sabtu (5/9/2026), Maora kokoh memuncak di daftar pencetak gol terbanyak (top scorer) dengan torehan fantastis: 56 gol!

Di balik ketajamannya merobek jala lawan, ada andil besar sang saudari kembar. Naura, yang bertugas sebagai defender atau benteng pertahanan terakhir, tampil sama disiplinnya menjaga area belakang agar tim tidak mudah kebobolan. Tak hanya piawai bertahan, Naura bahkan turut menyumbang pundi-pundi gol dan bertengger di peringkat keenam daftar top scorer dengan koleksi 12 gol.

"Total 56 gol yang saya cetak sampai hari ini. Harapannya besok, babak semifinal dan final bisa menambah gol lalu menjadi juara. Target saya besok bikin tiga gol," ujar Maora penuh percaya diri, saat ditemui di Stadion Diponegoro, Semarang, Sabtu 5 September 2026.

Sementara itu, Naora mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan mereka di lapangan bukan sekadar teknik individu, melainkan persiapan mental, fisik, serta strategi yang matang.

"Persiapan mental dan fisik. Harus terampil mengatur strategi maju mundur juga, karena tadi hampir kemasukan soalnya," tutur Naura sambil tersenyum.

Buah Manis Latihan Intensif 

Prestasi gemilang si kembar asal Patean ini tentu tidak diraih dalam semalam. Pelatih tim MI Pagersari-Patean, Pranoto, menceritakan bagaimana anak-anak asuhnya melakoni persiapan yang ketat demi menghadapi ketatnya persaingan di MLSC 2026.

Tim asuhannya rutin berlatih tiga bulan penuh, dua kali seminggu, yang kemudian ditingkatkan intensitasnya menjadi setiap hari dalam empat minggu terakhir menjelang turnamen.

"Saya mengingatkan para siswi, sekarang masanya untuk menciptakan momen emas. Maora adalah penyerang, Naora sebagai defender atau benteng pertahanan," ungkap Pranoto bangga.

Baca juga: Cetak Generasi Unggul, Morinaga Ajak Orangtua di Semarang Kuasai Seni Next Gen(re)parenting

Ia juga mengapresiasi MilkLife Soccer Challenge sebagai wadah ideal untuk menyemai bibit-bibit unggul pesepak bola putri sejak dini, yang mengajarkan arti sportivitas, integritas, serta siap menang dan kalah dengan kepala tegak.

Ajang MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026–2027 di Semarang sendiri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membina talenta muda di 15 kota di Indonesia. Di Semarang telah menyedot perhatian dan melibatkan total 1.091 pemain cilik dari berbagai penjuru kota.

Aji Irawan, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge All-Stars Semarang, yang menyoroti jalannya turnamen, perkembangan talenta muda, hingga masa depan sepak bola putri di Indonesia menilai antusias para peserta sangat luar biasa.

''Perkembangan sepak bola putri juga luar biasa. Saya berharap, olahraga ini setara dengan tim putra, agar sama-sama dikedepankan, sehingga mampu memberi peran penting dan tempat di mancanegara,'' tandasnya. (Aji)

Berita Terkini