Helo Indonesia

Desa Wisata Pudakpayung, Magnet Baru Wisata Religi di Semarang

Rabu, 25 September 2024 08:45
    Bagikan  
Desa Wisata Pudakpayung, Magnet Baru Wisata Religi di Semarang

Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti di Bukit Kassapa siap dikembangkan menjadi wisata religi. Paket wisata yang disediakan Deswita Pudakpayung. Foto: Ist/pariwisatasemarangkota

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tahun 2024 ini, Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik Kota Semarang sedang moncer-moncernya. Itu karena Pudakpayung mampu menembus tiga besar Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional dari Regional II (Jawa Bali) Tahun 2024.

Kelurahan yang menjadi juara 1 Lomba Desa dan Kelurahan se-Jateng 2024 ini sedang giat-giatnya mengembangkan desa wisata dengan potensi alam yang dimiliki. Wisata yang tengah digarap adalah Desa Wisata Pudak Payung dengan eksotisme Curug Kudhu dan bangunan ibadah yang meninggalkan jejak sejarah.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut akan mengembangkan potensi di kelurahan Pudakpayung, karena terdapat desa wisata serta tempat-tempat bersejarah yang bisa dikembangkan.

Baca juga: Melongok Desa Wisata Tasikharjo Rembang, Eloknya Pantai Pasir Putih dan Hutan Cemara

Dia mencontohkan keberadaan vihara tua, yaitu Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti di Bukit Kassapa yang merupakan lokasi start perjalanan spiritual para Bhiksu Tudhong ke Candi Borobudur. Siapa sangka jika vihara ini merupakan cikal bakal penyebaran Buddhisme di Semarang dan Indonesia.

paket wisata
Seperti dikutip dari laman pariwisata.semarangkota.go.id, Desa Wisata Pudak Payung adalah tempat di mana keindahan alam, budaya, dan cita rasa lokal berpadu sempurna. Yuk, kita kenali apa saja yang ada di sana:


VIHARA BUDDHAGAYA WATUGONG
Vihara Budagaya Watugong adalah destinasi spiritual yang memikat di tengah keindahan alam! Nikmati pesona arsitektur yang megah dan bersejarah, sambil meresapi ketenangan di lingkungan yang tenang dan asri.

MASJID AL ALIY
Wisatawan bisa menjalani perjalanan spiritual di Masjid Al-Aliy Watu Gong. Nikmati arsitektur megah dengan sentuhan budaya lokal yang memukau. Tidak hanya tempat ibadah, Masjid Al-Aliy juga merupakan destinasi wisata religi yang menawarkan ketenangan jiwa dan keindahan panorama.

Baca juga: Seminar Hukum di USM, Prof Sudharto: Pertambangan Harus Dikelola dengan Prinsip Berkelanjutan

SEGO LAWUHAN
Bagi pecinta wisata kuliner, Anda bisa menikmati kelezatan bisa mampir di Sego Lawuhan di Pudak Payung, Dengan suasana asri dan hidangan tradisional yang lezat, setiap suapan membawa Anda lebih dekat ke kenikmatan kuliner khas Jawa.

BANK SAMPAH
Ini adalah wisata edukasi berupa Bank Sampah. Di sini wisatawan bisa saksikan bagaimana barang-barang yang tampaknya tak berharga dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi. Dengan proses daur ulang yang inovatif, kami mengubah sampah menjadi barang yang bermanfaat dan berharga.

INTAN SAKTI STABLE
Kunjungi Intan Stable di Desa Wisata Pudakpayung, destinasi wisata berkuda yang wajib dicoba. Nikmati pengalaman berkendara di tengah pemandangan alam yang menakjubkan, sambil merasakan kebebasan dan keseruan berkuda yang tak terlupakan.

Guna memanjakan wisatawan dengan spot-spot indahnya, pihak pengelola menyediakan tiga jenis paket wisata yaitu Paket 1, Paket 2 dan Paket 3 dimana masing-masinhg berdurasi 3 jam.

Pada Paket 1 misalnya, pengunjung dapat menikmati wisata sejarah serta mengeksplor di kawasan sekitar Vihara Buddhagaya Watugong, lalu belajar membuat jajan pasar klepon, latihan berkuda di Intan Sakti Stable, serta pengunjung bisa bermain air dan bersantai dengan pemandangan alam di Kedung Beras.

Fasilitas yang diberikan adalah Welcome drink, Tiket masuk, Jeep, Snack, Makan Siang, Pemandu. Yuk, buruan ke Desa Wisata Pudakpayung! (Aji)