HELOINDONESIA.COM - Cappuccino cheesecake belakangan ini menjadi hidangan penutup yang revolusioner di berbagai kafe, resto hingga hotel bintang lima.
Alasan kombinasi antara kue dan kopi cappucino ini menjadi sorotan para penggemar kuliner karena dinilai seimbang sebagai penyelaras rasa.
Para pecinta kuliner mengenal konsep flavor pairing atau kombinasi dua hidangan ini memenuhi syarat secara mutlak.
Rasa manis lembut dan sedikit sentuhan asam khas dari cream cheese menyeimbangkan rasa pahit alami dari espresso.
Baca juga: Hadapi Era Globalisasi, Gus Yasin Tegaskan Pendidikan Akhlak Harus Dibentuk Sejak Usia Dini
Tekstur cheesecake yang padat, kaya, dan lumer di mulut juga terasa semakin nikmat saat dibilas oleh sesendok busa susu (froth/foam) cappuccino yang ringan dan berudara.
Tak hanya itu, Karakter kopi yang kuat pada cappuccino berfungsi membasuh sisa lemak tersebut, membuat setiap suapan kue berikutnya terasa sama segarnya dengan suapan pertama.
Secara umum, hidangan ini disajikan dalam dua kondisi yang berlawanan.
Cheesecake disajikan dalam keadaan dingin langsung dikeluarkan dari lemari es.
Baca juga: Cek Posko SPMB di Semarang, Gubernur: Warga Beri Bintang Lima untuk Pelayanan
Kemudian dipasangkan dengan secangkir cappuccino hangat yang baru saja diseduh hangat.
Agar rasa manis alami dari kue yang melengkapi rasa pahit-gurih susu pada kopi And jangan tambahkan gula pada cappuccino.