Helo Indonesia

Rusaknya Lahan Edelweis Ranca Upas, Netizen Sebut Peran Babi Hutan Perusak Alam Kini Digantikan Celeng Bermesin

Rabu, 8 Maret 2023 20:40
    Bagikan  
Rusaknya Lahan Edelweis Ranca Upas, Netizen Sebut Peran Babi Hutan Perusak Alam Kini Digantikan Celeng Bermesin

Kawasan Ranca Upas yang dirusak komunitas motor trail.(Tangkapan layar)

BANDUNG, HELOINDONESIA - Hujan hujatan mengguyur deras terhadap komunitas Kawasaki KLX dan trail setelah aksi mereka merusak lahan tanaman edelweis Rawa di Ranca Upas, Ciwideuy, Bandung pada Minggu (5/3/2023).

Ratusan motor terabas jalur cadas itu terlihat melindas ribuan tanaman yang tumbuh subur di kawasan tersebut. Mirisnya, belakangan diketahui kalau aksi mereka telah mendapatkan izin dari Perhutani.

Celaan pedas silih berganti dilontarkan netizen dengan aksi para biker tersebut.

Akun twitter MrBekalicky menuliskan caption menohok terhadap komunitas motor trail itu.

"Peran babi hutan alias celeng sebagai hama kini diganti komunitas Motor KLX & Trail dengan ijin Dinas Perhutani yang gemar offroad merusak lingkungan, tanaman warga dan bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwideuy - Bandung," utasnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pada 5 Maret 2023, Edelweis Rawa di Ranca Upas Ciwideuy - Kab. Bandung dirusak komunitas KLX & Trail macam koloni celeng bermesin.

"Viral di Indonesia pada 7 Maret 2023, tanam ulang tanggal 8 Maret 2023, pulihnya belum tentu. Rusak dulu, Viral dulu, baru pencitraan," cuitnya.

MrBekalicky juga menyatakan salut dan dukungannya terhadap mang Uprit yang berani mengeritik Pejabat Perhutani Bandung.

Kerusuhan mewarnai kopdar komunitas KLX dan motor trail. Ada tiga motor yang disebut milik panitia penyelenggara dibakar para peserta. Panitia dinilai tidak profesional menggelar event tersebut.

"Banyak kendala yang dialami para biker," sebut akun mountnesia.

Dalam tayangan itu, para peserta dalam sebuah cuplikan video mengatakan bahwa kondisi jalur yang membuat mereka kepayahan untuk mencapai tujuan. Selain membludaknya peserta hingga macet, mereka juga mengaku tersiksa.

"Penyiksaan, ini penyiksaan," teriak salah satu peserta.

Mang Uprit yang menjadi viral setelah parade tersebut terlihat ngamuk sambil menunjuk-nunjuk lahan yang dirusak para penghobi motor trail tersebut.

"Paham gak, ini hancur. Apa nih, lihat. Hancur. Mau menghijaukan lokasi ini kapan lagi, lama, Anda pure nya hanya ke bisnis, tidak peduli lingkungan!" teriak Mang Uprit yang berkemeja hitam, bercelana jeans biru dengan golok dalam sangkur di pinggangnya.

"Yang tersinggung datang langsung ke Ranca Upas, tempat jualan bunga," tantang Mang Uprit.

"Kalau kata orang Sunda itu karumahsaat, kemarin ada yang salah, ada yang terabaikan, akan kita jawab. Kita punya komitmen. Mohong Mang Uprit, kita akan kembalikan dan lestarikan Ranca Upas. Maafkan kami kalau salah, kami akan jaga Ranca Upas dengan semangat kebersamaan," ujar seorang juru bicara lomba motor trail.