Mirza Sambut Investor China, Bahas Investasi dengan Apindo Lampung

Sabtu, 28 Juni 2025 15:42
Mirza, Apindo, dan perwakilan Tiongkok (Foto Apindo) HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Belum lama ini, Gubernur Lampung menyambut kedatangan perwakilan Poly Group dari Shandong, Tiongkok, China dalam rangka menindaklanjuti rencana investasi dengan Apindo Lampung di Provinsi Lampung.

Ketiga pihak merencanakan langkah kerja sama di Ruang Command Center Bappeda. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM mempertegas komitmennya dengan memfasilitasi investasi yang masuk. 

“Kami membuka lebar pintu untuk investasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor riil. Poly Group membawa visi yang sejalan dengan arah pembangunan Lampung,” ujarnya.

Baca juga: China Akan Ikut Bangun Pertanian serta Tambang di Lampung

Gubernur menekankan pentingnya sinergisitas antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Ia menggarisbawahi bahwa investasi bukan hanya soal modal, tetapi juga soal keberlanjutan, transfer pengetahuan, dan penciptaan nilai tambah.

“Kami ingin memastikan bahwa semua investasi yang masuk ke Lampung memiliki kepastian hukum dan kemanfaatan yang adil,” ujar Mirza. 

Menurut Ketua Apindo Lampung Ary Meizari Alfian, pertemuan ini merupakan langkah lanjutan setelah MoU yang ditandatangani di Shandong. Poly Group menunjukkan minat serius membangun pertanian modern dan industri berbasis sumber daya lokal di Lampung.

“Ini bukan janji kosong. Poly Group sudah menunjuk perwakilan resmi mereka untuk segera bekerja di lapangan,” kata Ary. Poly Group melalui surat resminya telah mengangkat Wang Baoan dan Li Zhongyi (Leezy) sebagai perwakilan resmi di Indonesia.

Baca juga: Keliling Jual Emas Palsu di Indonesia, WNA China Tertangkap di Lampung

TIONGKOK

Bulan Mei lalu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan sejumlah delegasi dari pemerintah maupun pengusaha Lampung memenuhi undangan Pemerintah Provinsi Shandong, Tiongkok. Mereka disambut hangat oleh pemerintah setempat. 

Saat tiba di Shandong, delegasi dari Sang Bumi Ruwa Jurai diposisikan lebih prioritas. Itu terlihat dari setiap sesi pertemuan, Gubernur Mirza selaku pimpinan delegasi dari Lampung selalu duduk diposisi sebelah tuan rumah.

Hal itu membuat Lampung jadi fokus perhatian delegasi negara lain yang hadir. Hal itu berbanding lurus dengan hasil yang dicapai. 

Lampung tidak hanya mendapat kesempatan luas menjajaki kerjasama dengan Negeri Tirai Bambu. Tapi juga penjajakan kerjasama dengan 24 Negara lain yang terlibat dalam Matching Bisnis yang menjadi salah satu agenda kunjungan. 

Dari kunjungan itu, delegasi Lampung "panen" potensi kerjasama baik pemerintah dengan pemerintah (G to G) maupun bisnis dengan bisnis (B to B).

Berkat kepiawaian diplomasinya, Gubernur Lampung Mirza berhasil membawa teknologi satelit dengan nama Lampungsat1 tanpa mengeluarkan APBD sama sekali. (Rls/HBM)

 - 

Berita Terkini