SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Keberadaan wirausaha berupa aneka kuliner yang dikelola UMKM Lancar Ceria (LC), Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, menggerakkan tim dosen Universitas Unisbank untuk melakukan pengabdian masyarakat di wilayah tersebut.
Tim pengabdian Hibah Bima Unisbank Semarang yang beranggotakan tiga dosen lintas keilmuan yaitu Novita Mariana SKom MKom, Arief Jananto SKom MCs, dan Mohammad Riza Radyanto ST MT memberikan bantuan alat produksi kepada UMKM Lancar Ceria sebagai bentuk merealiasasi pemanfaatan dana hibah program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI).
Baca juga: Tim PPK Ormawa Unsiq Siap Bawa Batik Talunombo Bersaing pada Ajang Abdidaya 2024
Penyerahan alat produksi berupa mesin vacuum sealer, penggiling daging, kompor gas, tungku dan alat penggorengan dilakukan tim pengabdian Unisbank kepada Ketua UMKM Slamet Santoso di Balai Kelurahan Sambirejo, Semarang, Kamis 3 Oktober 2024.
Hadir dalam kesempatan itu, Lurah Sambirejo Agustinus Kristiyono SPd MM, didampingi Kasi Kesos Astuti, dan Ketua RW 07 Kabul Mukit, dan ibu-ibu pelaku UMKM.

Novita Mariana menjelaskan, bantuan peralatan ini tepat sasaran karena sesuai kebutuhan pelaku usaha di Sambirejo yang mayoritas memproduksi olahan tempe, sambal, risol, lumpia, pangsit dan tahu bakso.
Wanita yang akrab disapa Hana itu berharap, nantinya ada sistem yang mengatur penjadwalan pemakaian alat bersama, sehingga semua pelaku UMKM bisa memanfaatkan guna meningkatkan produktivitas. Tim Unisbank, kata dia, juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan.
''Tujuan bantuan ini untuk menggenjot produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Tim Unisbank akan ikut mendampingi, agar produk kuliner meningkat mutunya, sehat, bercuan, dan berdaya saing secara kemasan karena terlihat lebih eye catching (menarik perhatian),'' kata dosen yang bersama tim mengusung PKM bertajuk ''Perbaikan Mutu dan Produktivitas Produk Kuliner UMKM LC Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang Melalui Penerapan Sistem Informasi Rumah Produksi Bersama (Factory Sharing Information System)''.
Tambah Cuan dan Inovasi
Sementara itu, Lurah Sambirejo Agustinus Kristiyono mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya tim PKM Unisbank yang membantu warganya mengelola UMKM agar lebih modern, higienis dan berdaya saing.
''Semoga ini alat produksi ini bisa menambah cuan bagi pelaku UMKM. Untuk sementara ini, alat ditaruh di RW 07, karena yang punya balai RW, dan pos PAUD. Pesan Pak Lurah, gunakan alat ini dengan baik. Yang punya daging silakan giling di UMKM, silakan berinovasi bikin tahu bakso di sini,'' bebernya.
Baca juga: Rektor Sebut USM sebagai Kampus Pancasila yang Terapkan Nilai-nilai Pancasila
Ketua UMKM Slamet Santoso juga berterima kasih kepada tim Unisbank yang membantu pelaku UMKM berupa alat produksi, sehingga nantinya bisa lebih maju dan berkembang.
Pelaku UMKM yang diwakili Ketua RW 07 Kabul Mukit juga menyampaikan terima kasih kepada tim pengabdian dan kelurahan Sambirejo yang turut melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Dia ingin alat tersebut dikelola bareng-bareng, sehingga bisa memberikan kebermanfaatan bersama.
Istri Kabul, Sunarni, pemilik usaha kuliner ''Bebek dan Ayam Goreng Bumbu Ireng Warung Kamu'' juga menaruh harapan agar bantuan alat produksi ini mampu mendorong UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) di wilayah Sambirejo lebih produktif dan progresif. (Aji)
