DEPOK, HELOINDONESIA.COM - Hari baik bulan baik. Begitulah yang dilakukan petugas Polres Depok, Jawa Barat, di bulan Ramadhan ini. Pihaknya menempatkan pelajar yang terjaring tawuran untuk dibina di pesantren kilat.
Sebelumnya, pada Sabtu kemarin (21/2/2026), saat patroli malam polisi mengamankan 10 remaja yang terlibat tawuran di Cipayung, Pancoran Mas, Depok.
"Kemudian, kesepuluh remaja tersebut dimasukkan ke pesantren kilat di Polres Metro Depok," kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi kepada wartawan, pada Minggu (22/2) di Depok.
Dia katakan, kesepuluh remaja tersebut diamankan pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, di Jalan Rawasari 2, Cipayung, Depok. Usai diamankan mereka langsung masuk pesantren kilat.
Baca juga: Selama Ramadan Polres Rembang Antisipasi Kerawanan Kamtibmas
"Pesantren kilat sejak kemarin sudah dimulai, 10 pelajar yang diamankan karena tawuran sudah masuk. Anak-anak tersebut langsung melaksanakan program pesantren kilat di Masjid Polres," ujar Made.
Made mengatakan, sepuluh remaja tersebut didata dan disaksikan langsung kedua orang tua mereka. Mereka juga melaksanakan salat 5 (lima) waktu berjamaah.
"Melakukan pendataan kembali kepada remaja tersebut disaksikan oleh orang tua masing-masing Melakukan pengawasan salat berjamaah 5 waktu agar ingat selalu kepada Allah SWT," ucapnya.
Kasat Binmas dan Kanit Bintibsos memberikan bimbingan kepada remaja, agar tidak mengulangi perbuatan yang salah. Serta untuk selalu sayang dengan masa depan dan kasih sayang orang tua.
"Ketua DKM Masjid Al Ikhlas AKP H Saimun dan Aiptu Mulyasari memberikan arahan dan penyuluhan serta mengajak anak-anak baca alquran kepada anak-anak yang mengikuti pesantren kilat," katanya.