Penguatan Sabuk Kamtibmas, dan Pengungkapan Judol Sindikat Internasional

Sabtu, 9 Mei 2026 15:08
Kepolisian menggerebek Judol di kawasan perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta. heloindonesia

JAKARTA,HELOINDONESIA.COM - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menggelar silaturahmi, dengan Ormas dan Ojol (ojek online) yang tergabung dalam wadah Sabuk Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). 

"Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polda Metro Jaya dan Sabuk Kamtibmas," kata Kapolda Asep kepada wartawan, pada Sabtu (9/5/2026) di Jakarta.

Dia katakan, Sabuk Kamtibmas merupakan mitra masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat.

"Dengan wadah Sabuk Kamtibmas, polisi banyak terbantu karena berhasil membongkar berbagai modus kejahatan," ujar Irjen Asep.

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Lampung Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI, Tinjau Kampung Nelayan Labuhan Maringgai

Seperti yang terjadi dalam penggerebekan, yang dilakukan tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya terkait aktivitas Judol (judi online) di kawasan perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Terlihat sejumlah personel Brimob Polda Metro Jaya melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian.

"Ada ratusan WNA (warga negara asing) yang diamankan dalam penggerebekan tersebut," ucap Kadiv Humas Kombes Budi Hermanto.

Dia katakan, mereka berasal dari Thailand, Vietnam, China, Myanmar, Korea, dan Malaysia. Para WNA tersebut diduga merupakan sindikat jaringan internasional yang mengoperasikan situs judi online di perkantoran tersebut.

"Pihak kepolisian saat ini belum dapat merinci jumlah tersangka maupun peran mereka masing-masing," katanya.

Proses pemeriksaan masih berlangsung, dan informasi menyeluruh soal pengungkapan Judol ini akan disampaikan pihak kepolisian secepatnya.

Berita Terkini