Helo Indonesia

Tujuh Tahun Ditawan, Dokter 88 Tahun Asal Australia Akhirnya Dibebaskan Pemberontak di Burkina Faso

Winoto Anung - Internasional
Jumat, 19 Mei 2023 15:28
    Bagikan  
Jocelyn Elliott
Aljazeera

Jocelyn Elliott - Jocelyn Elliott dari Australia (tengah), di bandara Ouagadougou, Burkina Faso, pada Februari 2016 setelah dibebaskan oleh para penculiknya [File: Theo Renaut/AP]

HELOINDONESIA.COM - Fakta yang bikin tercengang. Seorang dokter 88 tahun asal Australia yang ditawan pemberontak di Burkina Faso, Afrika Barat, selama lebih dari tujuh tahun.

Dokter itu Bernama Kenneth Elliot. Setelah ditawan tujuh tahun dokter 88 tahun itu dibebaskan oleh penculiknya yang merupakan pemberontak di Burkina Faso.

Hal itu disampaikan pemerintah Australia. Kondisi Kenneth Elliot kini sudah dikembalikan dengan selamat ke keluarganya.

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, mengungkapkan, Kenneth Elliott, berasal adari kota pantai barat Perth, aman dan sehat dan telah dipersatukan kembali dengan istrinya Jocelyn dan anak-anak mereka.

Baca juga: Fraksi Nasdem Pastikan Tidak Ada Pasal Unsur Diskriminasi dan Kriminalisasi Nakes di RUU Kesehatan

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pejabat Australia yang telah bekerja selama bertahun-tahun untuk mengamankan pembebasan Dr Elliott dan memberikan dukungan kepada keluarganya,” kata Wong.

Elliott dan istrinya (Jocelyn Elliott) diculik oleh pejuang pemberontak di Burkina Faso utara pada Januari 2016 di dekat perbatasan dengan Mali dan Niger, tempat mereka mengoperasikan klinik medis dengan 120 tempat tidur selama lebih dari 40 tahun.

Jocelyn Elliott Dibebaskan Duluan

Terungkap bahwa, tadinya suami istri ( Kenneth Elliott dan Jocelyn Elliott ) itu diculik pemberontak secara bersamaan. Pihak Al-Qaeda di Maghreb Islam mengatakan telah menculik pasangan itu dan membebaskan wanita itu tanpa syarat karena tekanan publik dan bimbingan dari para pemimpin untuk tidak melibatkan wanita dalam perang.

Wong mengatakan keluarga Elliott telah meminta privasi, "dan kami meminta media menghormati keinginan mereka saat ini".

Baca juga: Survei Indikator: PDIP Unggul 20% Suara, Disusul Gerindra, Partai Ummat Besutan Amien Rais Urutan Buncit

Keluarga dokter mengeluarkan pernyataan melalui Kementerian Luar Negeri berterima kasih kepada semua orang yang "terus mendoakan kami".

"Kami menyatakan kelegaan kami bahwa Dr Elliott bebas dan berterima kasih kepada pemerintah Australia dan semua yang telah terlibat dari waktu ke waktu untuk menjamin pembebasannya," kata keluarga tersebut.

“Pada usia 88 tahun, dan setelah bertahun-tahun jauh dari rumah, Dr Elliott sekarang membutuhkan waktu dan privasi untuk beristirahat dan membangun kembali kekuatannya. Kami berterima kasih atas pengertian dan simpati Anda.” (*)

(Winoto Anung)