HELOINDONESIA.COM - Kericuhan terjadi saat babak perempat final liga Salvador digelar, Minggu (21/5) kemarin. Para penonton yang tidak dapat masuk stadion meski telah memiliki tiket mengamuk. Mereka berusaha masuk dengan merobohkan gerbang akses masuk kecil ke stadion. Keributan ini menyebabkan 12 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Diego Armando (14), mengatakan dia pergi bersama ayahnya untuk menonton pertandingan perempat final antara klub Alianza dan Fas di Stadion Monumental di Cuscatlan di selatan San Salvador, ibu kota negara. Dia ingat berada di tengah keramaian saat tragedi itu terjadi.
"Ada begitu banyak orang sehingga gerbang kecil tidak dapat menopang mereka dan pintu itu roboh. Saya jatuh dan tubuh saya dari pinggang sampai kaki saya remuk. Lima orang menarik saya dan menyelamatkan saya. Dua orang di depan saya meninggal,” katanya kepada televisi Channel 12.
Ayah Diego, Hector Rivas mengatakan bahwa himpitan terjadi karena hanya ada dua gerbang kecil untuk masuk stadion yang terbuka dan sisanya ditutup. Akibat kejadian ini, pertandingan dihentikan sekitar 16 menit. Penonton yang terluka dibawa keluar melalui terowongan pemain dan dibawa ke tengah lapangan untuk mendapatkan pertolongan.
"El Salvador sedang berkabung," kata pernyataan dari kantor pers Presiden El Salvador, Nayib Bukele, yang mengonfirmasi bahwa sedikitnya 12 orang tewas.
Salah saeorang supporter Alianza, José Ángel Penado mengatakan, pertandingan itu dijadwalkan dimulai pada pukul 19:30 malam waktu setempat. Namun panitia sudah menutup gerbang pada jam 7 malam. dan meninggalkan mereka di luar stadion.
“ Mereka meninggalkan kami di luar (stadion) dengan tiket di tangan kami. Orang-orang marah. Kami meminta mereka untuk membiarkan kami masuk, tapi tidak diperbolehkan. Jadi mereka merobohkan gerbangnya " ujarnya.
Direktur Perlindungan Sipil Luis Amaya mengatakan sekitar 500 orang dirawat di stadion dan sekitar 100 dibawa ke rumah sakit. Setidaknya dua dari korban luka yang dibawa ke rumah sakit dilaporkan dalam kondisi kritis.
"Saya hanya ingin menyampaikan, tentu saja, belasungkawa saya kepada semua orang El Salvador atas insiden tragis ini." Ujar Presiden FIFA, Gianni Infantino di pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa.
