HELOINDONESIA.COM - Pijat batu panas adalah salah satu jenis terapi pijat. Sempat menjadi tren beberapa tahun belakangan.
Teknik ini membantu rileks, meredakan otot tegang, dan jaringan lunak yang rusak di seluruh tubuh.
Pijat batu panas (hot stone massage) menggunakan jenis batu basal panas bersuhu 49 - 57° Celsius. Ini adalah batu vulkanik yang dapat mempertahankan panas dalam jangka waktu lama.
Beberapa batu panas yang telah dikikis akan diletakkan di beberapa titik tertentu tubuh selama pemijatan.
Seperti di sepanjang tulang belakang, di atas perut, di dada, wajah, telapak tangan, kaki, dan jari-jari kaki.
Terapis pijat kadang memegang batu dan menggunakannya untuk memijat.
Di samping itu terapis bisa menjangkau bagian otot dalam tanpa memberikan tekanan berlebih.
Gerakan pijatan yang dilakukan seperti melingkar, memanjang mirip kerokan, digetarkan seperti menguleni adonan, atau diketuk-ketukkan ke tubuh.
Terapis juga menggunakan alat khusus untuk menggerakkan batu basal.
Batu dingin kadang digunakan dalam terapi ini. Biasanya diletakkan setelah batu panas diangkat. Gunanya untuk menenangkan kulit dan pembuluh darah yang melebar akibat panas.
Sejumlah khasiat dapat dirasakan dari pijat batu panas.
Sebagian besar penelitian sudah menguji manfaat jenis pijat walau tidak secara khusus berfokus pada soal pijat batu panas.
Namun potensi khasiat tetap bisa dirasakan. Karena pada pijat batu panas juga dilakukan tekanan dan sentuhan seperti halnya jenis pijat pada umumnya. ***
