Helo Indonesia

Pijat Batu Panas, Ketahui Manfaat Yang Bisa Dirasakan

Helo Indonesia - Ragam -> Kesehatan
Jumat, 28 April 2023 00:30
    Bagikan  
Pijat batu panas.
Pijat batu panas.

Pijat batu panas. - Pijat batu panas.

HELOINDONESIA.COM - Jenis pijat ini memiliki sejumlah manfaat.

Teknik pijat ini membantu rileks, meredakan otot tegang, dan jaringan lunak yang rusak di seluruh tubuh.

Tak heran jika pijat batu panas menjadi tren belakangan ini.

Pijat batu panas (hot stone massage) menggunakan jenis batu basal panas bersuhu 49 - 57 °Celsius. Ini adalah batu vulkanik yang dapat mempertahankan panas dalam jangka waktu lama.

Beberapa batu panas yang telah dikikis akan diletakkan di beberapa titik tertentu tubuh selama pemijatan.

Seperti di sepanjang tulang belakang, di atas perut, di dada, wajah, telapak tangan, kaki, dan jari-jari kaki.

Terapis pijat kadang memegang batu dan menggunakannya untuk memijat.

Teknik pijat ini bisa menjangkau bagian otot dalam tanpa memberikan tekanan berlebih.

Gerakan pijatan yang dilakukan seperti melingkar, memanjang mirip kerokan, digetarkan seperti menguleni adonan, atau diketuk-ketukkan ke tubuh.

Terapis juga menggunakan alat khusus untuk menggerakkan batu basal.

Batu dingin kadang digunakan dalam terapi ini. Biasanya diletakkan setelah batu panas diangkat. Gunanya untuk menenangkan kulit dan pembuluh darah yang melebar akibat panas.

Berikut ini sejumlah khasiat yang dapat dirasakan dari pijat batu panas:

1. Mengurangi Pegal Linu

Suhu panas dari batu bisa meningkatkan aliran darah ke otot, mengurangi nyeri otot, dan memulihkannya setelah olahraga yang intens.

Aliran darah ke otot bisa mengurangi pemicu rasa nyeri otot dan meningkatkan kelenturan otot dan ligamen atau penyambung otot dan sendi.

Panas juga membantu memberi bahan bakar untuk otot agar segera memperbaiki kerusakan setelah beraktivitas fisik.

2. Membuat Rileks, Mengurangi Stres dan Kecemasan

Tubuh menjadi rileks. Bahkan membantu mengurangi stres dan cemas.

Sentuhan saat pijat membuat tubuh melepaskan serotonin dan dopamine. Dua hormon tersebut bisa memperbaiki suasana hati.

Sentuhan juga membantu mengurangi hormon pemicu stress yaitu kortisol.

Pijat batu panas dapat membantu menjaga kualitas kesehatan mental secara menyeluruh bila rutin dilakukan.

3. Mengurangi Insomnia

Pijat batu panas berpotensi meningkatkan kualitas tidur. Tidur menjadi lebih nyenyak.

Penyebab gangguan tidur berkurang seperti cemas, stres, dan nyeri.

Pijat membuat tubuh melepaskan serotonin yang mengatur ritme sirkadian sehingga jadwal tidur tetap teratur.

Perlu dipahami sebagian besar penelitian menguji manfaat jenis pijat pada umumnya. Bukan khusus pijat batu panas.

4. Meredakan Nyeri

Beberapa penyakit autoimun bisa menyebabkan nyeri otot dan sendi. Seperti lupus dan rheumatoid arthritis atau rematik.

Gejala lupus biasanya ditandai dengan nyeri sekujur otot yang menyebabkan kelelahan dan sulit tidur nyenyak atau fibromialgia.

Sementara gejala rematik yang umum dijumpai adalah nyeri sendi yang tak tertahankan.

Pijat rutin selama 30 menit membantu mengurangi senyawa P yaitu senyawa yang memberikan sinyal sakit di otak.

Melakukan pijat rutin dengan tekanan sedang akan mengurangi nyeri pada pasien rematik.

Bahkan pasien rematik bisa menggenggam benda lebih kuat dan bergerak lebih leluasa.

5. Mengendalikan Kelelahan

Pijat bisa mengurangi gejala kelelahan.

Terapi pijat membantu mengendalikan stres, nyeri, mual, cemas, depresi, dan kelelahan pada pasien kanker.

Ini disebutkan dalam penelitian pada Journal of Pain and Symptom Management (2004).

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Rutin pijat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Karena sentuhan dan tekanan pijatan berhubungan dengan sel darah putih.

Sel ini ditemukan pada sistem imun dan berguna untuk melawan bakteri, virus, atau zat asing berbahaya.

Di samping itu pijatan memengaruhi senyawa sitokin. Senyawa ini membantu mengendalikan respons kekebalan tubuh.

Penelitian yang menemukan manfaat ini dilakukan untuk mengamati teknik pijatan lain. Bukan khusus pijat batu panas.

Namun potensi ini bisa ada. Karena pada pijat batu panas juga dilakukan tekanan dan sentuhan seperti halnya jenis pijat pada umumnya. ***