Helo Indonesia

Bupati Demak Minta RSUD Sultan Fatah Tak Bedakan Status Pasien

Minggu, 22 Desember 2024 06:16
    Bagikan  
Bupati Demak Minta RSUD Sultan Fatah Tak Bedakan Status Pasien

HUT: Bupati dr Hj Eistianah saat menyerahkan kepada Direktur RSUD Sultan Fatah Demak dr H Ribekan MKes saat acara Panggung Hiburan Anak Suktan dalam rangka HUT ke-5 RSUD Sultan Fatah. Foto : sari jati

DEMAK, HELOINDONESIA.COM -RSUD Sultan Fatah Demak kini berusia lima tahun. Sesuai tema yang diusung, 'RSUD Sultan Fatah Menyala', rumah sakit plat merah itu bertekad melayani semua pasien ala sultan. Sembari melakukan efisiensi, untuk menjaga likuiditas sepanjang tahun, sebagaimana arahan BPJS Kesehatan.

"Artinya, semua pasien akan kami perlakukan atau beri pelayanan kesehatan layaknya sultan. Layaknya  merawat saudara atau keluarga kami dengan pelayanan terbaik. Sehingga merasa nyaman dan damai," kata Direktur RSUD Sultan Fatah Demak dr H Ribekan MKes, saat memberikan sambutan acara 'Panggung Hiburan Anak Suktan' dalam rangka HUT ke-5 RSUD Sultan Fatah, Sabtu (21/12/2024).

Disebutkan, perayaan hari jadi memang seringkali identik dengan gemerlap pesta. Namun tidak dengan HUT ke-5 RSUD Sultan Fatah, yang mestinya diadakan pada 15 Desember 2024.

"HUT tahun ini dirayakan 'Anak Sultan' (sebutan bagi jajaran dokter, tenaga medis dan karyawan RSUD Sultan Fatah) secara sederhana bukan tanpa alasan. Ini bagian dari efisiensi, sebagaimana arahan BPJS, agar likuiditas tetap terjaga sampai akhir tahun," ujarnya.

Efesiensi

Kabar baiknya, karena upaya efisiensi tersebut, 2024 ini RSUD Sultan Fatah berhasil melampaui target pendapatan Rp 65 miliar menjadi Rp 72 miliar. Bahkan untuk meningkatkannya lagi di tahun mendatang, telah merancang sejumlah terobosan.

Seperti bekerjasama perusahaan-perusahaan lewat paket layanan medical check up (MCU), menambah delapan  bed di ruang Hemodialisa, serta membangun bangsal baru dengan kapasitas 22 bed kelas lll.

Sehubungan itu, Bupati Demak dr Hj Eisti'anah SE yang hadir didampingi Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dr H Ali Maimun MKes memberikan apresiasi. Namun begitu 'Anak Sultan' tetap diarahkan agar senantiasa menjaga diri dan nama baik di tengah persaingan yang ketat dunia layanan kesehatan.

"Selalu beri layanan terbaik pada masyarakat tanpa membedakan status. Sebab sedikit ada kesalahan dan viral di media sosial," pesan bupati. Jati