Helo Indonesia

6 Aktivitas yang dapat Meningkatkan Fungsi Paru-paru dan Perbaiki Kualitas Hidup

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Senin, 8 Desember 2025 20:16
    Bagikan  
Olahraga pernapasan
Foto: pexels

Olahraga pernapasan - Meditasi, yoga dan olahraga pernapasan menjadi salah satu cara untuk mengatasi mereka yang mengalami insomnia.

HELOINDONESIA.COM - Orang yang susah tidur atau disebut mengalami insomnia dianjurkan untuk latihan pernapasan.

Dengan olahraga pernapasan membuat kualitas tidur jadi lebih meningkat dan tidak ketergantungan dengan obat tidur.

"Karena obat tidur itu efek sampingnya menyebabkan gangguan nafsu makan. Obat tidur ini tidak bagus. Karena itu batasi penggunaan obat tidur," papar dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr Agasjtya Wisnu Wardana seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Senin (8/12/2025).

dr Agastja Wisnu menjamin bahwa dengan olahraga pernapasan, tidur akan lebih berkualitas.

Baca juga: Lewat Event dan Penataan, Kota Semarang Perkuat Posisi sebagai Kota Wisata

"Pikiran akan jauh lebih tenang dan ketika bangun badan merasa seperti bertenaga," tambahnya

Selain mengatasi insomnia, olahraga pernapasan juga bisa mengurangi dengkur.

"Walau pun kamar ber-AC, menggunakan bantal untuk mengatasi dengkur, tapi kalau kualitas tidur kita jelek dan tidak bisa lelap maka pas bangun dan lari dua kilometer, akan lemes dan nafasnya juga enggak nyaman," paparnya.

Jadi, lanjutnya, olahraga pernapasan tak hanya untuk mengatasi masalah insomnia pada seseorang saja.

Baca juga: Siaga Wilayah, Ahmad Luthfi Larang Bupati dan Wali Kota Nglencer Selama Nataru

"Olahraga pernapasan untuk memperbaiki kualitas hidup," tegasnya.

Dia juga memaparkan beberapa praktik olahraga agar napas bisa menjadi panjang dan tubuh tak cepat lelah.

Menurutnya, terdapat sebuah rekomendasi olahraga yang dapat meningkatkan fungsi paru-paru.

Dan ini mudah dilakukan. Olahraga pernapasan itu juga merupakan hasil penelitian yang dilakukan lembaga yang ada di Perancis tahun 2024.

Baca juga: Petenis Meja Muda USM Torehkan Prestasi di Airlangga Open Series VII 2025

"Jadi mereka sudah buat riset di mana-mana yang bermanfaat agar napas menjadi lebih panjang," tegasnya.

Berikut skor dari riset tersebut yang bisa dilakukan untuk berolah napas:

Pertama, aerobik.

Aerobik adalah olahraga yang melibatkan gerakan tubuh yang dinamis dan terstruktur.

Biasanya dilakukan dengan iringan musik. Tujuan utama aerobik adalah meningkatkan kesehatan kardiovaskular, membakar kalori, dan meningkatkan fleksibilitas serta kekuatan otot.

Baca juga: Petenis Meja Muda USM Torehkan Prestasi di Airlangga Open Series VII 2025

Kedua, ada interval training.

Ini jadi ada ada latihan gerak berlari istirahat dengan namanya lari-lari kecil.

Interval training merupakan metode latihan yang melibatkan aktivitas intensitas tinggi diikuti dengan periode istirahat atau aktivitas intensitas rendah.

Tujuan interval training adalah meningkatkan kemampuan kardiovaskular, meningkatkan kecepatan, dan membakar kalori.

Interval training efektif untuk meningkatkan kebugaran dan membakar lemak.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Adik Bunuh Kakak Ipar di Pringsewu

Ketiga, Yoga yang juga merupakan cara dalam mengendalikan pernapasan

Keempat, pilates dengan alat tertentu yang membuat kelenturan tubuh menjadi lebih baik

Kelima, berenang.

Berenang memberikan manfaat karena dapat menggerakkan otot dan napas kita akan diatur karena berhadapan dengan air yang mengeliling tubuh kita.

Keenam, latihan pernapasan.