HELOINDONESIA.COM - Praktik massage atau pijat umumnya menggunakan essential oil atau minyak atsiri sebagai bahan pijat.
Banyak pilihan minyak atsiri yang bisa digunakan sebagai base oil bahan pemijatan.
Pilihlah base oil atau minyak dasar yang baik untuk massage tergantung jenis kulit yang dimiliki.
Penting juga untuk memilih minyak yang berkualitas tinggi dan bebas dari bahan kimia berbahaya.
Baca juga: Lukman Edy: Musra Relawan Jokowi Membingungkan
Jika Anda memiliki alergi atau sensitivitas kulit, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau ahli pijat sebelum menggunakan minyak pijat.
Untuk base oil atau minyak dasar yang baik untuk pijat, ada beberapa pilihan yang umum digunakan, antara lain:
Pertama, minyak kelapa.
Minyak kelapa sangat populer sebagai minyak pijat karena memiliki kandungan asam lemak yang sehat dan dapat menyerap ke dalam kulit dengan mudah.
Selain itu, minyak kelapa juga memiliki aroma yang harum dan memberikan efek relaksasi.
Kedua, minyak almond.
Minyak almond adalah pilihan lain yang populer untuk pijat karena kandungan asam lemaknya yang baik dan kemampuannya untuk melembapkan kulit.
Baca juga: 18 Bulan Pria Ini Simpan Jenazah Ayahnya di Lemari Es, Alasannya Bikin Merinding
Minyak almond juga memiliki aroma yang ringan dan tidak terlalu kuat.
Ketiga, minyak jojoba.
Minyak jojoba merupakan minyak dasar yang sangat mudah menyerap dan memberikan efek melembapkan pada kulit.
Minyak ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan peradangan pada kulit.
Keempat, minyak zaitun.
Minyak zaitun memiliki kandungan asam lemak yang baik dan dapat memberikan efek melembapkan dan melembutkan pada kulit.
Baca juga: Biar Disebut Si Raja Pahit, Daun Sambiloto Ampuh Banget Usir 8 Penyakit Ini
Minyak ini juga memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit.