HELOINDONESIA.COM - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelang setahun kepemimpinannya di Jakarta atau tepatnya 17 Oktober 2023 mendatang.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menilai Heru Budi mampu melakukan pembenahan data-data warga miskin Jakarta dengan melibatkan stakeholder lain, seperti Kementerian Sosial RI.
Meski demikian, dia meminta pendataan penduduk miskin harus dievaluasi. "Walaupun sekarang terjadi polemik, tapi pendataan mesti dievaluasi secara baik," ucap dia dalam keterangannya pada Senin (9/10/2023).
Namun secara keseluruhan, Gembong memuji kepemimpinan memuji kepemimpinan Heru Budi yang mampu mengakselerasi pembangunan di Jakarta demi kepentingan masyarakat.
Baca juga: Masa jabatan Akan Berakhir 16 Oktober, Ini Tanggapan Heru Budi
"Secara kacamata dirasakan rakyat Jakarta, contoh sodetan Ciliwung yang selama lima tahun tidak disentuh Gubernur terdahulu, dan penghijauan berjalan. Ini hal positif, kan kita nggak bisa lihat semua kejekekan, hal positif harus disampaikan publik Jakarta,” paparnya.
Meski demikian, Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta ini mendorong Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta agar rutin mempublikasikan program-program yang dilakukan Heru di Jakarta. Ketika komunikasinya baik, kata dia, eksekusi dari program akan berjalan dengan baik.
“Ini kan Diskominfo yang harus backup, ini faktor utama yang harus bisa mendrive (mengendalikan) komnunikasi publik adalah Diskominfo. Harusnya pemberitaan tentang Jakarta bersumber dari Diskominfo, tapi ini kan belum terjadi, harusnya Jakarta bisa dibedah secara utuh, apa persoalan Jakarta, berita apa yang paling seksi di Jakarta,” jelas Gembong.
Baca juga: Wow, Harta Kekayaan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono Naik Fantastis Jadi Rp 36 Miliar,
Diketahui, Heru Budi Hartono sebelumnya menggantikan Anies Baswedan, Gubernur definitif yang telah pensiun pada 16 Oktober 2022 lalu. Dengan demikian, dia akan genap memimpin Jakarta pada 17 Oktober 2023 mendatang.
Setiap triwulan, Heru menjalani evaluasi dari Kemendagri karena dia dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian. Dalam tahap evaluasi itu, Heru memapatkan sejumlah pencapaian program yang ada di Jakarta, seperti penanggulangan kemacetan, banjir, penataan transportasi, sosial, pendidikan, kesehatan dan sebagainya.
