HELOINDONESIA.COM - Kabupaten Wonogiri kini menjadi sorotan dengan kehadiran mie porang yang sedang menjadi tren kuliner.
Mie unik ini terbuat dari umbi porang, memberikan rasa dan tekstur yang berbeda dari mie pada umumnya.
Menurut Isnanto, pedagang mie porang sekaligus petani porang di Wonogiri mengatakan, saat ini pesanan mie porang mengalami peningkatan, seiring popularitasnya di kalangan masyarakat setempat.
Lebih lanjut ia mengatakan awal mula ia membuka kedai mie porang didasari anjloknya harga porang sehingga ia memutar otak untuk mengembangkan bisnis porang tersebut.
Baca juga: Jokowi Resmikan Jalan di Magelang Sepanjang 18,2 KM Dengan Biaya Rp 31,9 Miliar
Awalnya ia mencoba membuka mie porang di Brumbung, kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri.
Dari usahanya itu menghasilkan omset lumayan dari kedai mie porang yang ia jalankan.
Ia pun tak kesulitan dalam mendapatkan bahan baku porang,karena lahan yang ditanami porang sekitar 5 hektar lahannya.
Antusiasme terhadap mie porang dii Kabupaten Wonogiri semakin tinggi.
Baca juga: Sat Set, Ganjar Sarapan di Jakarta, Siang di Lampung, Malam di Jogja
Banyak warga yang penasaran dengan cita rasa unik dan kelezatan mie berbahan dasar umbi porang ini.
Beberapa penggemar kuliner menyebutkan bahwa mie porang memberikan pengalaman baru yang menyegarkan dan berbeda.
Para pedagang kuliner yang menyajikan mie porang juga mulai mengembangkan inovasi, seperti menawarkan varian rasa dan menu kombinasi yang kreatif.
Baca juga: Aneka Resep Cara Membuat Kue Kukus yang Mudah dan Lezat
Dengan begitu, mie porang terus menjadi pembicaraan hangat di kalangan pecinta kuliner.(Cahyo)
