HELOINDONESIA.COM - Risol atau nama aslinya risoles menjadi salah satu jajanan pasar yang paling populer dan banyak dicari pecinta kuliner tradisional.
Di beberapa daerah, risol punya nama lain. Misalnya di Jawa Barat, risol disebut dengan kroket.
Dinamakan kroket lantaran kudapan yang sudah beratus tahun akrab dengan masyarakat Indonesia bentuknya seperti roket.
Secara tradisional orang Sunda, kroket ini biasanya berisi sohun atau mie putih yang dibalut dengan cetakan terigu yang digoreng kering.
Baca juga: Penangkapan Terduga Teroris di Lampung dan Ciamis, Radikalisme Masuk Medsos
Namun demikian risoles klasik nusantara umumnya terbagi dua jenis.
Risoles yang berisi tumisan wortel, kentang, buncis, dan seledri dengan bumbu bawang.
Kemudian ada yang berisi adonan kental bertekstur lembut dan terbuat dari campuran tepung, susu, kaldu, dan suwiran ayam atau disebut dengan Risoles Ragout.
Kedua jenis inilah yang selama puluhan tahun menjadi penghuni wajib kotak jajanan pasar di berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Peringatan 79 Tahun Pahlawan, MASTRIP dan Pemkot Malang Perkuat Patriotisme Pelajar
Setelah masa penjajahan berakhir, resep risoles mulai menyebar ke masyarakat lokal.
Lidah orang Indonesia yang suka akan olahan rempah mengubah isian risoles Eropa yang awalnya didominasi daging cincang polos menjadi lebih bernuansa mewah.
Meskipun sangat populer di Indonesia, dalam beberapa penelitian, akar sejarah risoles sejatinya berasal dari Prancis.
Risoles diadaptasi dari kosakata bahasa Prancis Kuno, yaitu "rissoler" yang berarti "membuat menjadi cokelat", serta kata bahasa Latin "russeolus" yang bermakna kemerahan.
Dirangkum dari berbagai sumber, sama halnya kue nastar dan kastengel, risoles masuk ke Nusantara karena dibawa oleh bangsa Belanda pada masa kolonial sekitar abad ke-19.
Baca juga: 30 hari Jelang Muktamar ke-35 NU, Insantara Rilis Kandidat Ketum PBNU
Pada masa itu, orang Belanda kerap menyebutnya mirip dengan loempia karena konsepnya yang sama-sama menggulung isian di dalam kulit dadar.
Setelah melalui perjalanan panjang dan beradaptasi dengan kuliner moderen, terwujudlah jenis Risol mayonaise.
Camilan ini terasa gurih bertekstur renyah di luar dan lembut di dalam, yang berisi potongan sosis, telur rebus, dan saus mayones.
Risol mayones atau akrab disebut risol mayo merupakan variasi modern dari jajanan pasar tradisional risoles yang diisi dengan campuran saus mayones, telur rebus, dan daging asap (smoked beef) atau sosis.
Baca juga: Bertindak Brutal di Piala Soeratin, Pemain Safin Pati FC Dihukum 5 Tahun Dilarang Main Bola
Risol mayo menawarkan perpaduan rasa yang gurih, asin, dan manis dengan tekstur yang sangat lumer (creamy) di dalam, serta renyah (crispy) di luar.