HELOINDONESIA.COM - Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah kini disebut seperti ayam sayur karena terlibat kasus food estate, hingga menjadi bersikap baik kepada Jokowi.
Hal itu dimaksudkan agar tidak digarap oleh Kejaksaan Agung, dalam hal ini oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Amir Yanto.
Tudingan itu disampaikan di twitter oleh akun yang menamakan @AntiPekines. Fahri hamzah menjadi ayam sayur saat ini karena dia terlibat dengan food estate.sekarang mulai mau bersikap baik ke jokowi agar tidak di makan Amir Yanto/jaksa agung muda intelijen tersebut.dah gitu saja kisi kisi nya,” tulis @AntiPekines.
Fahri Hamzah pun memberi jawaban singkat dan tegas. DIa memberi catatan: “Sudah ku follow kamu …”
Baca juga: Tambahan Kuota Haji 8.000 Jemaah Akan Dialokasikan ke Jemaah Reguler, DPR: Untuk Lansia Saja
Tak terima dengan tudingan itu, Fahri menantang dan mengungkapkan hal yang nadanya dia menyatakan tak terlihat.
Fahri terang-terangan mengatakan agar Jaksa yang dimaksud untuk menggelar konferensi pers hari ini atau besok. “Suruh jaksa itu konfrensi pers hari ini atau besok,” tulis Fahri Hamzah dengan akun @Fahrihamzah.
Itu yang pertama. Hal kedua adalah dia mengatakan, kalau ada satu rupiah uang negara (dia terima), dia akan ganti 2 T (mungkin Rp2 triliun maksudnya). “Kalau ada 1 rupiah uang negara, aku ganti 2 T,” lanjutnya.
Nah, yang ketiga dan keempat, Fahri Hamzah garang sekali. Dia mengatakan, kalau ternyata tidak terjadi, maka pihak yang menudingnya itu dia daftar sebgai masuk PKI. “. Kalau tidak aku daftar kamu masuk PKI,“ tegas Fahri Hamzah.
Baca juga: Harga Daging Ayam dan Telur Melonjak, Puan Sebut Ibu-ibu Sudah Mengeluh, Kita Tidak Boleh Diam
Yang keempat, Fahri Hamzah meminta maaf, supaya tidak dilaporkan ke polisi. Fahri tidak menunjukkan dirinya yang lapor. “Atau kamu minta maaf supaya tidak ada yg lapor polisi,” tulisnya lagi.
Di kolom komentar, sejumlah netizen memberi ungkapan yang menyindir-nyiondir. “1 rupiah pun masuk kantong, sy siap digantung di monas; tp bahkan stlh vonis hakim, dan tlh keluar penjara, tak ada yg digantung di monas,” tulis akun GarisGiras (@GarisGiras).
“Bang kalau korupsi 1 rupiah ga akan ada sih nominalnya susah bang orang ngasih segitu, tapi kalau uang 100 ribu mungkin ada yang bang fahri ambil ga bang masuk kantong,” tulis felly @shakerzoom.
“Komentar yang satu ini lebih menjelaskan, yakni soal kata-kata Anas Urbaningrum. “Jadi ingat seseorang.., "satu rupiah dikorupsi, gantung Anas di Monas..," tulis Ngungare_Jang (@NgungareJ) (*)
(Winoto Anung)
