HELOINDONESIA.COM - Dalam upaya memitigasi risiko bencana, pembentukan rintisan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa nantinya disetiap Kecamatan di Kabupaten Semarang bakal memiliki rencana dan kesiapsiagaan yang baik dalam menghadapi ancaman bencana.
Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) adalah program bentuk penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kecamatan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang selaku stakeholder yang melibatkan pelayanan pemerintahan ditingkat Kecamatan dan sejumlah relawan dari berbagai organisasi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Alexander
Gunawan Tribiantoro berharap para
pemangku kepentingan di tingkat
kecamatan dapat mengambil langkah
pertama penanganan bencana dengan
cepat. Sehingga dapat menekan potensi
kerugian maupun korban sekecil
mungkin.
Baca juga: Polisi Dalami Kebakaran Taman Wisata Bunga Celosia, Ada Dugaan Kelalaian Karyawan Resto
"Camat dapat mengakomodir para relawan untuk berdiskusi dan mengambil langkah-langkah awal penanganan (bencana)," kata Alex saat ditemui dikantornya, Kamis (10/10/2024).
Alexander menambahkan, Kencana nantinya
akan menjadi kepanjangan tangan dari BPBD.
Sehingga penanganan kejadian bencana
akan lebih cepat teratasi, tepat dan efektif.
Pelatihan bantuan hidup dasar digelar
oleh Relawan Jagaddhita Bergerak (RJB)
dan Satuan Emergency Relawan
Indonesia (SERI) bekerja sama dengan
Pusat Krisis Kemenkes RI serta
Kecamatan Tuntang. Setidaknya 55
relawan dari berbagai komunitas di
Kabupaten Semarang menjadi peserta
aktif dalam pelatihan tersebut.
Baca juga: Dua Petembak Jateng Peraih Medali PON XXI Terima Apresiasi dari Pemkab Sragen
Camat Tuntang Aris Setyawan yang juga
hadir pada acara tersebut berharap materi
pelatihan dapat meningkatkan
kompetensi para relawan menangani
korban bencana.
"Pasti pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para relawan untuk ikut menangani para korban bencana," tandas Aris. (Arief Djoko).
