Helo Indonesia

Kemendukbangga/Kepala BKKBN Bikin Acara Peringatan HLUN ke-29, Angkat Tagline Lansia Bahagia Indonesia Sejahtera

Irvan Siagian - Nasional
Selasa, 3 Juni 2025 17:11
    Bagikan  
Berfoto Bersama Mendukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji
Foto Heloindonesia

Berfoto Bersama Mendukbangga/Kepala BKKBN RI Wihaji - Didampingi Sekda Provinsi DKJ Marullah Matali dalam acara HLUN ke-29 di RPTRA Matahari

HELOINDONESIA.COM - Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-29 tahun 2025 di gelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau Kepala (BKKBN) Republik Indonesia (RI) berlangsung di RPTRA Matahari Rawasari Barat VI, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus) pada, Selasa (3/6/2025).

Baca juga: Gubernur Mirza Tegas Tolak Jadi Ketua KONI Lampung

Mendukbangga/Kepala (BKKBN) Wihaji mengatakan, peringatan HLUN ke-29 yang bertemakan nasional "Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera." Tema tersebut mengandung pesan kuat untuk kesejahteraan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari generasi mudanya, tetapi juga bagaimana negara memberlakukan para lansia yang telah berkontribusi sepanjang hidupnya.

undefined

Baca juga: Kanwil Kemenag Lampung dan PKUB Fasilitasi Dialog Damai Pembangunan Rumah Ibadah

Kepada Wartawan Mendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji menerangkan, tujuan diselenggarakan peringatan HLUN sebagai bentuk penghargaan kepada lansia. Tujuan khususnya yaitu untuk mempromosikan pola hidup aktif dan sehat dan menikmati masa tua.

Baca juga: PRIMA Terjal Terjegal, Ujung Penantian Perjuangan Politik dan Hukum

"Peringatan HLUN dilaksanakan untuk memotivasi para lansia untuk tetap aktif dengan berinteraksi dengan sesama dan mendorong lansia berkreasi sesuai kapasitas dan kemampuan," kata Wihaji.

Baca juga: Masyarakat Sayangkan Supri-Suri Gugat Hasil PSU Pesawaran ke MK

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Marullah Matali mengapresiasi dan juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian dan seluruh pihak yang berkontribusi dengan terselenggaranya peringatan HLUN ke-29 di RPTRA Matahari.

Baca juga: Terpilih Ketum PRIMA Lagi, Jabo Terima Syarat Kader Berjuang Keras

"Kegiatan acara Peringatan HLUN merupakan langkah penting dalam mewujudkan lansia tangguh, sehat, produktif dan bahagia," ungkap Marullah.

Baca juga: Ibu Korban ke Polda, Anaknya Diduga Tewas Disiksa Saat Diksar Mahepel FEB Unila

Berdasarkan pendataan oleh elemen Carik Jakarta pada tahun 2024, kata Marullah tercatat jumlah lansia sekitar 10 persen atau 759.251 jiwa dari total jumlah penduduk Jakarta.

Baca juga: Wasit Basket Nasional Arfinsa Gunawan, Impikan Industri Olahraga Berkembang di Solo

"Jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya sehingga dibutuhkan berbagai program yang mampu memberdayakan lansia untuk lebih produktif," harapnya.

Baca juga: Si Pandir dan Pendusta Gabung. Intelektualitas Tumbuh Moralitas Mundur

Marullah menjelaskan, seperti Dinas PPAPP DKJ telah memiliki program pemberdayaan lansia seperti Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai cikal bakal pembentukan sekolah lansia.

Baca juga: Si Pandir dan Pendusta Gabung. Intelektualitas Tumbuh Moralitas Mundur

"Bahwa BKL adalah wadah kelompok masyarakat yang terdiri dari keluarga yang memiliki lanjut usia bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku keluarga lansia serta meningkatkan kualitas hidup," imbuhnya.

Baca juga: Bupati Parosil Tegaskan Stabilitas Harga di Pasar Tematik Danau Ranau: “Jangan Jadi Aji Mumpung!”

Lanjut Marullah mengatakan, bahwa sekolah lansia yang dikembangkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga adalah program pendidikan non formal yang ditujukan untuk lansia dan pra lansia.

Baca juga: Warga Pucangrejo Kendal Dikunjungi Gubernur Jateng, Terima Bantuan Perbaikan RTLH

Menurut dia, pembentukan sekolah lansia berbasis BKL ini menawarkan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan lansia. Termasuk materi tentang kesehatan, keagamaan, sosial, budaya dan keterampilan hidup lainnya.

Baca juga: Anggota Komisi I DPRD Lampung Timur Minta Pihak Berwenang Usut Tuntas Perizinan Eksploitasi Pasir Silika

"Sekarang ini jumlah BKL di Jakarta mencapai 534 kelompok dengan 10.267 anggota. Sedangkan, sekolah lansia di Jakarta sebanyak 10 yang beranggotakan sebanyak 2.006 lansia," terang Marullah. (*/is) ***