SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Prestasi membanggakan diraih cabang olahraga panahan ketika tampil sebagai juara umum dalam Kejurnas Panahan di Denpasar, Bali, 15-24 Oktober lalu.
Manajer Tim Panahan Jateng Martin Sudarmono menjelaslan, timnya berjaya sebagai perebut emas terbanyak di kejurnas ini usai mengoleksi 10 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu, Jateng jauh meninggalkan pesaingnya Kaltim (5 emas, 7 perak dan perunggu) serta DI Yogyakta (4 – 2 – 6) di tempat ketiga.
Baca juga: UMKM Batik Dituntut Cerdas Membaca Tren dan Peluang Baru
Atas prestasi tersebut Ketua Umum Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menyambut dengan kegembiraan. Dia menyebut prestasi para pemanah Jateng membanggakan.
‘’Tentu, saya merasa bangga dan gembira atas prestasi ini. Jadi saya apresiasi kepada para atlet, pelatih dan ofisial panahan yang telah berjuang keras di arena,’’ katanya di Semarang, Sabtu 25 Oktober 2025.
Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jateng itu, yang lebih membanggakan adalah para pemanah Jateng rata-rata atlet muda, sehingga masa depannya masih panjang. Dan, para atlet itu pun diproyeksikan untuk menghadapi PON NTB – NTT 2028 mendatang.
‘’Salah satu keuntungan dan keunggulan Jateng adalah bermateri atlet muda. Sedangkan lawan-lawannya masih atlet senior, yang belum tentu bisa main pada PON,’’ ungkapnya.
Latihan Keras
Mengenai kunci sukses, Sujarwanto menyebut karena latihan keras dan disiplin tinggi. ‘’Jadi semuanya lewat proses yang terprogram baik. Jadi system yang kami bangun akan tetap dipertahankan demi mencapai hasil maksimal,’’ paparnya.
Dalam event ini, peraih medali emas PON 2024 yakni Vetara Nabil Yahya kembali menunjukkan prestasi. Dia menyabet dua medali emas lewat nomor total sesi divisi recurve putri dan eliminasi beregu recurve putri dengan trio Vinethea Natasya – Assyifa Putri Elzahra.
Baca juga: Jateng Raih 2 Perak dan 3 Perunggu pada Hari Pertama Cabang Wushu PON Bela Diri
Sementara peraih medali perak PON Aceh – Sumatera Utara Hanun Nailal Husna juga mengemas dua medali emas lewat nomor total sesi divisi compound putrid dan eliminasi individu compound putri.
Kemudian atlet senior Bedru Cahyono meraih tiga medali emas pada nomot total sesi barebow putra, eliminasi mixteam barebow (bersama Nining Malis) dan eliminasi beregu putra (Arifin dan Suhartanto).
Namun, Martin Sudarmono, nomor barebrow belum jelas dipertandingkan atau tidak. ‘’Jika dimainkan, pasti ini menjadi keuntungan bagi Jateng bisa meraih banyak medali di sana,’’ kata sekretaris Pengprov Perpani itu.
Medali emas lainnya dipersembahkan oleh Irfan Ginting (total sesi divisi compound putra), Daffa indika Haidar (total sesi divisi recurve putra) serta Dina Anggraini, Nining Malis dan Mira Ariyanti (eliminasi beregu barebow putri). (Aji)
