HELOINDONESIA.COM - Toni Kroos adalah tipe pemain yang loyal, komitmen tinggi terhadap sepak bola. Maka ketika melihat perkembangan sepak bola di Arab Saudi, dia punya kritiknya. Pria asal Jerman itu loyal di Real Madrid hingga musim ke-10.
Toni Kroos sekali lagi mengomentari liga Arab Saudi dan transfer terkenal royal soal duit pada jendela transfer. Pekan lalu, dia menulis kata "memalukan" di bawah postingan Fabrizio Romano tentang kepergian penyerang muda Celta Vigo Gabri Veiga ke Al Ahli.
Sekarang, dia kembali membicarakan hal ini di Sports Illustrated di mana dia mengkritik keras praktik yang semakin umum ini dalam beberapa waktu terakhir.
“Dikatakan bahwa sepak bola di sana ambisius, namun semuanya berkisar pada uang. Pada akhirnya, keputusannya adalah demi uang dan menentang sepak bola,” kata Kroos.
Baca juga: Gagal Anies-AHY, SBY Bilang Bukan Kiamat dan Diselamatkan Alloh SWT
Toni Kroos prihatin dengan perkembangan dan komitmen terhadap sepak bola di Saudi. “Ini mulai sulit untuk sepak bola yang kita semua kenal dan cintai,” tambahnya.
“Setiap orang harus membuat keputusan ini untuk dirinya sendiri, seperti yang diputuskan oleh Cristiano Ronaldo, misalnya”.
Dia berargumen bahwa tidak sama melakukannya dengan seluruh karier Anda di depan atau di tengah-tengahnya, seperti halnya pada saat karier Anda akan segera berakhir.
Baca juga: Viral, Pengemis yang Diamankan di Kota Bogor Bawa Uang Rp56 Juta, Dinsos: Murni Hasil Ngemis
Musim kesepuluh Kroos di Real Madrid
Ia pun sempat bercerita mengenai musim kesepuluhnya berseragam putih Real Madrid, dimana ia telah berhasil meraih tiga gelar Liga, satu Copa del Rey, tiga Supercopa de Espana, empat Liga Champions, empat Piala Super Eropa, dan lima Piala Super Klub. Piala Dunia. Totalnya, 20 gelar dalam satu dekade kesuksesan.
“Ini adalah nomor yang spesial bagi saya, terutama karena saya sudah tidak bermain di mana pun selama sembilan tahun, namun di klub yang sangat spesial. Di Real [Madrid] Anda harus terus-menerus memenuhi standar tertinggi dan selalu memberikan hasil.” (**)
