Helo Indonesia

Bunuh Diri

Prty - Opini
Rabu, 5 Februari 2025 21:13
    Bagikan  
Bunuh Diri

Wartawan Heloindonesia Lampung

Oleh Khairuddin **

BUNUH DIRI, dua kata ini kerap kita dengar dan tak jarang membuat kita tercengang sesaat dan kadang pula kita terkejut bukan kepalang. Apalagi aksi nekat itu dilakukan orang yang kita kenal atau bekerja di sebuah institusi.

Seakan, hal itu tidak mungkin terjadi terjadi. Tapi faktanya, benar terjadi dan sering kali terjadi.

Tren bunuh diri di negara kita atau di lingkungan tempat kita tinggal sering buat geger. Kadang yang mencengangkan, aksi nekat itu bisa dilakukan siapa saja. Anak-anak, remaja, orang dewasa, pria, wanita hingga orang yang telah sepuh sekalipun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar ditentang semua umat.

Alasan bunuh diripun bermacam-macam. Alasan ekonomi, banyak hutang, penyakit tak kunjung sembuh, konflik rumah tangga hingga depresi mendorong seseorang untuk mati dengan cara dipaksa dan mungkin belum waktunya mati.

Tak kalah mencengangkan, pelaku bunuh diri yang dilarang semua agama di muka bumi, berasal dari berbagai kalangan status sosial. Mulai dari pedagang siomai, ibu rumah tangga,kepala keluarga, warga biasa hingga polisipun nekat mati dengan cara tak wajar.

Cara bunuh diripun beragam. Ada yang minum obat hingga over dosis, melukai bagian tubuh, minum racun, menjerat leher dengan tali atau kain, menabrakkan badan di kendaraan yang melaju kencang hingga terjun bebas dari ketinggian.

Semua cara itu, bisa dipastikan pelaku pasti banyak matinya. "Saya nggak ngerti kenapa sampai nekat seperti itu. Apa dipikir dengan bunuh diri masalah akan selesai," ujar teman.

Ratih Ibrahim, psikolog klinis menjelaskan, bunuh diri adalah satu proses dengan mengakhiri kehidupan dirinya sendiri dan sifatnya privat atau pribadi.

Jika ditelaah, pernyataan psikolog itu benar adanya. Tapi, dari sebab musabab kenapa seseorang melakukan bunuh diri, terkadang menimbulkan segudang pertanyaan. Kendati sebab musabab telah jelas.

Apapun dalilnya, bunuh diri adalah cara yang tidak dibenarkan agama apapun di muka bumi ini.

Dan, dalam agama Islam, Allah akan memasukkan orang yang bunuh diri ke dalam neraka jahanam dan akan kekal selamanya.

Pelaku di neraka kelak, akan menyiksa diri sendiri menggunakan properti saat melakukan bunuh diri.

Dengan kekuatan iman dan selalu berpikir positif, salah satu upaya untuk menghindari godaan setan untuk bunuh diri.

Semoga kasus bunuh diri di negeri ini tak sering terjadi. Baik pelakunya warga biasa, pedagang siomai, polisi atau publik.

* wartawan heloindonesia*

Tags
BUNUH DIRI