LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kebakaran yang keempat kalinya di lahan timbunan ribuan ban bekas traktor dan sampah dalam tiga bulan ini di Jl. Pangeran M.Noor, Gg. Laksana, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung.
Bahkan, kebakaran hari ini, Rabu (4/10/2023), terjadi dua kali, yakni pada pukul 06.00 WIB dan pukul 14.00 WIB. Kebakaran pertama berhasil diredam dengan satu mobil pemadam kebakaran.
Mungkin, karena tumpukan sampah dan karet ban, baranya masuk ke sela-sela yang sulit dijangkau sehingga membara lagi pada pukul 14.00 WIB. Kali ini, petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua mobil damkar.
Baca juga: Gubernur Arinal Terima Kunjungan PW IWO Lampung
Lurah Sumur Putri Budi Yamin bersama aparat lainnya sigap mengawasi kemungkinan buruk kebakaran yang berada di atas bukit, beberapa meter dari Kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.
Ketua JMSI Lampung Novriwan menyesalkan ketidakpedulian pemilik lahan. Dia juga menyoal bisa-bisanya menimbun lahan dengan ban bekas dan sampah. "Kok Dinas Lingkungan Hidup dan pihak terkait cuek saja ya," katanya.
Bulan lalu, kawasan tersebut terbakar pada Minggu pagi (10/9/2023). Sejak terbakar bulan lalu hingga kini yang ketiga kali pemilik lahan "masak bodo", walau sudah dihubungi lewat telepon dan pesan whatsapp oleh aparat kelurahan setempat.
Meski sudah contreng biru, sang pemilik lahan, Ameo nomor HP 081172xxxx, tak peduli dengan kebakaran tersebut. Hal itu dikatakan Lurah Budiyamin, Bhabinkamtibmas Firmansyah, dan Babinsa setempat.
Baca juga: Zam Zanariah Nyaleg Lewat 2 Partai, Ini Tanggapan Demokrat Lampung
Budiyamin bahkan sampai menunjukkan telepon genggamnya yang sudah berusaha koordinasi dengan pemilik lahan.
Sebulan sebelumnya juga, kata dua petugas kebakaran, Pitran dan Akbar, 15 Agustus, kebakaran terjadi di lokasi yang sama. "Kemarin, Sabtu (9/9/2023), pihak pemadam kebakaran sampai menurunkan dozer buat membongkar bara yang berada di bawah tumpukan sampah.
"Kemarin, mobil pemadam kebakaran sampai 75 kali mensuplai air buat mendinginkan api," kata Budiyamin.
Hari ini, Minggu (10/9/2023), pukul : 06.20 WIB, bara api yang berada dalam tumpukan ribuan ban traktor yang jadi talut dan tumpukan sampah bertahun untuk meratakan lahan dengan viuw Teluk Lampung itu kembali terbakar hingga merembet pohon dan semak-semak perbukitan.
Lurah, aparat kepolisian dan TNI setempat memperkirakann kebakaran ini sulit dikuasai 100 persen karena baranya menjalar di dalam tumpukan ban trantor dan sampah ribuan ton yang tak terjangkau air pemadam kebakaran.
"Sepertinya, ban dan tumpukan sampah harus dibongkar agar tuntas," ujarnya Budiyamin kepada Helo Indonesia Lampung di lokasi kebakaran. Di Sumur Putri ini, rawan kebakaran karena banyak lahan-lahan kosong yang dibiarkan jadi semak-semak, katanya. (HBM)
