Helo Indonesia

Dakwah Lewat Sepakbola, Diklat Azfa Indonesia Gandeng SMP dan SMA Muhammadiyah

Jumat, 12 Mei 2023 21:15
    Bagikan  
Dakwah Lewat Sepakbola, Diklat Azfa Indonesia Gandeng SMP dan SMA Muhammadiyah

Penandatanganan kerjasama antara SMP Muhammadiyah 6, SMA Muhammadiyah 4 dengan Diklat Azfa Indonesia. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Guna memperluas dakwah agama Islam melalui sepakbola, Diklat Azfa Indonesia (DAI) bersama SMA Muhammadiyah 4 Kendal dan SMP Muhammadiyah 6 Kendal menandatangani perjanjian kerjasama Nota Kesepahaman tentang  Kerjasama Pendidikan Formal Santri DAI, di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Jateng, Jumat 12 Mei 2023.

Perjanjian Kerjasama tersebut juga dihadiri Ketua PDM Kendal H Ikhsan Intizam, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal Sodiq Purwanto, Pengawas Disdikbud Provinsi Jawa Tengah Utomo, Manajer Diklat Azfa Indonesia Ahmad Syaifudin, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 4 Kendal Sunarmi dan SMP Muhammadiyah 6 Kendal Dwi Puji Rahayu.

Ketua PDM Kendal, H Ikhsan Intizam mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung lembaga pendidikan muhammadiyah di Kabupaten Kendal bersinergi dan bekerjasama DAI yang bertujuan menyebarkan dakwah melalui olahraga.

"Kami sangat bersyukur sekali ada bidang dakwah yang bisa kita garap lewat sepakbola. Penggemar sepakbola ini sangat banyak. Sehingga ketika dakwah lewat sepakbola maka pengaruhnya di masyarakat sangat besar," harap Ketua PDM Kendal.

Senada, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Sodiq Purwanto menyampaikan, pihaknya sangat mendukung bahwa terhadap program DAI. Menurutnya program tersebut dapat mendukung perkembangan peserta didik sesuai bakat dan minatnya.

"Peluang ini besar karena kebijakan pemerintah yang menyelenggarakan kurikulum yang menekankan kepada pembelajaran yang berdiferensiasi. Bahwa siswa itu diajarkan sesuai bakatnya. Program ini sangat bagus. Anak tetap berkembang, dan tetap belajar di jalur akademisnya," terangnya.


Mewadahi


Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 4 Kendal, Sunarmi menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan DAI dengan tujuan untuk memfasilitasi dan mewadahi peserta didik yang mempunyai talenta dibidang olahraga terutama sepakbola.

"Cerdasnya itu sesuai dengan kemampuannya sendiri-sendiri. Kalau anak bertalenta dibidang olahraga kita arahkan untuk olahraga. Salah satunya kalau sepakbola ya kita arahkan kita kerjasama drngan DAI ini," jelas Sunarmi.

Dirinya memastikan, dengan adanya kerjasama dengan DAI tersebut kedepan tidak akan mengganggu proses belajar dari para peserta didik.

"Insyaallah dengan kurikulum merdeka ini bisa mengakomodir siswa-siswi yang bertalenta. Kami targetkan satu kelas maksimal 25 siswa," paparnya.

Sementara itu, Manajer Diklat Azfa Indonesia, Ahmad Syaifudin yang akrab disapa Kang Asep menerangkan, DAI mempunyai program sepakbola dengan pelatih yang belisensi serta dipantau oleh pemain Liga Indonesia.

"Dalam satu minggu latihan sebanyak 7-12 kali, meliputi program bertanding piala soeratin, elit Pro Academy, dan kompetisi lokal maupun nasional lainnya," terang Kang Asep.

Selain sepakbola, pihaknya menyediakan asrama untuk 75 santri. Yakni untuk SMP sebanyak 50 santri dan SMA sebanyak 25 santri. Dan dibentuk karakter religius dan dibekali ilmu bermasyarakat seperti khotbah, pidato, dan lain-lain

"Untuk program asrama, para siswa atau santri diwajibkan salat berjamaah, mengikuti program mengaji, diantaranya tahsin, tahfidz quran, dan ilmu fiqih dasar, serta mengikutibprogram bahasa asing, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris," imbuhnya. (Anik)