SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip) yang diwakili Dhian Putri Maharani dan kawan-kawan keluar sebagai juara pertama dalam Lomba Debat Hukum Antarmahasiswa Se-Jawa-Bali Piala Bergilir Prof Dr Muladi SH di Ruang D.2.1 dan Ruang D.2.3 Fakultas Hukum USM pada Sabtu 16 November 2024.
Kegiatan digelar dalam rangka Dies Natalis ke-37 Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM)
Adapun juara II diraih tim dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diwakili Halim Rahmansah dan kawan-kawan.
Baca juga: Fadli Zon Serahkan Sertifikat 2 Benda Cagar Budaya ke Sulpakar
Sementara itu di urutan ketiga diraih tim UIN Walisongo Semarang yang diwakili M. Yusup Febrian dan kawan-kawan.
Juara harapan diraih tim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diwakili oleh Adika Arif Raya Hidayat dan kawan-kawan.
Sebagai Best Speaker diraih Khalid Irsyad Januarsyah dari Universitas Diponegoro.
Para juara mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan. Juara I mendapatkan uang pembinaaan Rp 7.500.000, juara II meraih uang pembinaan Rp 6.000.000, juara III mendapatkan uang pembinaan Rp 5.000.000, dan Juara Harapan mendapat uang pembinaan Rp 4.000.000.
Best Speaker mendapatkan uang pembinaan Rp 500.000.
Dikuti 16 Tim
Kegiatan yang dibuka Dekan FH USM, Dr Amri Panahatan Sihotang SH SH MHum itu diikuti oleh 16 tim dari 16 Perguruan Tinggi se-Jawa-Bali.
Dalam sambutannya, Amri mengatakan, Lomba Debat Hukum antarmahasiswa se-Jawa-Bali digelar bekerja sama Fakultas Hukum USM dengan DPD Ikadin Jawa Tengah.
''Saya berpesan pada peserta harus bersikap sportif dalam membangun argumen yang kuat dan logis berdasarkan hukum dan fakta yang relevan, serta dapat membuktikan posisi yang dipegang sebagai yang lebih benar,'' kata Amri di akhir sambutannya.
Ketua Panitia, Dr Endah Pujiastuti SH MH mengatakan, kegiatan yang mengusung tema ''Membangun Hukum yang Konstruktif dan Progresif menuju Indonesia Emas'' itu diselenggarakan untuk melatih keberanian dan keterampilan mahasiswa dalam bidang public speaking.
Baca juga: Berikut Klasemen Sementara MotoGP 2024 Setelah Sprint Race GP Barcelona
Selain itu juga menjadikan mahasiswa memiliki pengetahuan hukum, mampu berpikir dan bersikap secara kritis, krontruktif, dan progresif terhadap permasalahan Hukum.
''Lomba debat hukum ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk melatih keterampilan analisis hukum, kemampuan berfikir kritis, dan keterampilan menyampaikan pendapat yang efektif,'' ujarnya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut juga sekaligus mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang isu-isu hukum yang kompleks, memperluas wawasan dari berbagai sudut pandang, dan melatih kemampuan untuk merumuskan argumen yang kuat, tegas Endah.
Kegiatan menghadirkan 6 juri yang berkompeten di bidangnya masing-masing, yaitu Prof. Dr. Muhammad Rustamaji SH MH (Universitas Sebelas Maret), Dr Muhammad Junaidi SHI MH (Universitas Semarang), Dr Jawade Hafidz SH MH (Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Selanjutnya Dr Teguh Hadi Prayitno MM MHum MH (Ikadin) Terry Okta Wijayanto SH MH. (Ikadin), dan Hotmauli Sidabalok SH CN MHum PhD Universitas Katolik Soegijapranata Semarang). (Aji)
