Helo Indonesia

Jawa Tengah Raih Juara 2 Provinsi Terbaik Tingkat Nasional di ABBWI 2024

Sabtu, 14 Desember 2024 14:48
    Bagikan  
Jawa Tengah Raih Juara 2 Provinsi Terbaik Tingkat Nasional di ABBWI 2024

Kadisporapar Jateng Agung Hariyadi saat menerima penghargaan ABBWI 2024 dari Wamenpar Nu Luh Puspa. Jateng menerima dua penghargaan ABBWI. Foto: Ist

BANYUWANGI, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih juara kedua kategori Provinsi Terbaik Tingkat Nasional dalam ajang ''Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia'' (ABBWI) Tahun 2024 yang digelar Kementerian Pariwisata di Gesibu Blambangan, Banyuwangi, Jumat malam 13 Desember 2024.

Dalam malam anugerah ABBWI yang dihadiri Wamenpar Nih Luh Puspa itu, tampil sebagai juara 1 provinsi Jawa Timur, dan juara 3 Sumatera Barat.

Jateng juga meaih juara 2 kategori Provinsi Terbaik dalam Implementasi Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam ABBWI 2024 setelah Sulawesi Tenggara. Urutan ketiga ditempati Kalimantan Tengah.

Pada penghargaan itu, Geopark Kebumen dinobatkan sebagai Geopark Terbaik Nasional, dan Kota Semarang sebagai Kabupaten/Kota Terbaik Nasional.

agung2

Kepala Dinas Kepemudaaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Agung Hariyadi yang menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi Jateng di sektor pariwisata.

''Sepanjang tahun 2024, pariwisata Jateng telah tumbuh pesat. Kunjungan turis lokal maupun mancanegara meningkat secara signifikan. Trafik perjalanan ke Jateng sangat tinggi, dan itu sudah diukur oleh BPS, oleh asesor. Kemenpar mengapresiasi melalui ABBWI ini,'' kata Agung saat dihubungi Sabtu 14 Desember 2024.

Baca juga: Akibat Arus Kuat, Kapal Ferry Gesekan dengan Kapal Gas Sofia

Menurut Agung, pencapaian sebagai Juara Dua Provinsi Terbaik Tingkat Nasional dan Juara Dua dalam Implementasi Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah merupakan sebuah pengakuan yang sangat berarti bagi Jateng.

''Ini menunjukkan bahwa upaya kami dalam mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Tengah telah diakui secara nasional. Harapan kami ke depan adalah untuk terus meningkatkan kualitas pariwisata dan produk lokal, serta mendorong partisipasi masyarakat dan pelaku industri dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Kami ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai destinasi wisata unggulan, yang menarik, dikenal oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,'' bebernya.

Diungkapkan Agung, sederet inovasi telah dilakukan Jateng untuk mengembangkan pariwisata. Misalnya, Disporapar telah meluncurkan kampanye #JelajahJatengSekarang yang memanfaatkan media digital secara maksimal, bekerja sama dengan key opinion leader (KOL) untuk menjangkau lebih banyak wisatawan.

Selain itu, kata dia, pihaknya membuat video profil pariwisata dan foto panorama yang menarik, yang digunakan untuk promosi pariwisata melalui media sosial visitjawatengah, website visitjawatengah. Pohaknya juga melakukan promosi melalui media online, televisi, radio, dan media konvensional seperti baliho dan majalah pariwisata.

Promosi pariwisata Jateng melalui media digital, kata Agung, telah dilihat 10 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

''Kami juga bekerja sama dengan travel agen dan tour operator untuk memperluas jaringan pemasaran pariwisata melalui penyelenggaraan forum bisnis, travel mart, dan famtrip, serta menyediakan layanan informasi pariwisata yang mudah diakses melalui website resmi visitjawatengah dan Tourist Information Center (TIC) online,'' bebernya.

Poin Menonjol

Kriteria ABBWI 2024 sendiri mengaku pada enam aspek penilaian, yaitu kebijakan, pentahelix, output, pemasaran, pelaksanaan event pariwisata, dan kualitas wisata.

Dipaparkan Agung, poin menonjol dari Jawa Tengah terletak pada pemasaran dan pelaksanaan event pariwisata. Jateng mengalami capaian pergerakan wisatawan nusantara yang meningkat sebanyak 25,46% dari periode yang sama pada tahun 2023.

Pihaknya juga telah mendukung berbagai even pariwisata dan budaya, seperti Dieng Culture Festival, Festival Gunung Slamet, dan Borobudur Marathon, yang berhasil menarik ratusan ribu pengunjung dan melibatkan banyak UMKM.

Selain itu, kami juga mengembangkan travel pattern untuk membantu wisatawan merencanakan perjalanan dengan lebih baik dengan menghubungkan destinasi unggulan di Jawa Tengah dan sekitarnya. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.

Terkait dengan predikat Juara Dua dalam Implementasi Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah, Agung mengatakan terobosan yang telah terapkan termasuk pengembangan destinasi pariwisata super prioritas, seperti Borobudur dan Karimunjawa.

''Kami juga aktif dalam mempromosikan pariwisata melalui kolaborasi dengan influencer dan pelaku industri, serta mengadakan forum bisnis pariwisata yang menghasilkan potensi transaksi penjualan paket wisata yang signifikan. Semua langkah ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung kebijakan strategis nasional dan meningkatkan daya saing pariwisata Jawa Tengah, yang tentunya menarik perhatian juri dalam penilaian ABBWI,'' tambahnya.

Geopark Kebumen Jadi Terbaik

Ditandaskan Agung, yang membuat Jateng makin bangga adalah terpilihnya Geopark Kebumen yang menjadi Terbaik Nasional di ajang ABBWI 2024.

Penghargaan ini membuatnya makin bergairah dalam mengembangkan pariwisata di wilayah Selatan yang kaya dengan wisata pantai, geologi, dan bentang alam. Ke depan, wisata seperti Goa Lawa, Goa Jatijajar, Pantai Menganti akan didorong lebih berkembang.

''Momentum penghargaan ini juga pas karena Geopark Kebumen tahun ini juga menerima sertifikat UNESCO Global Geopark. Ini membuat geopark makin dikenal. Tak lupa atas penghargaan ini, kami berterima kasih kepada semua pihak  yang turut memberikan support dalam promosi pariwisata Jateng,'' pungkasnya. (Aji)