Helo Indonesia

Seminar Bahaya Seks Bebas, Mahasiswa Ilkom USM Ajak Remaja Jaga Kesehatan Mental

Rabu, 1 Januari 2025 11:10
    Bagikan  
Seminar Bahaya Seks Bebas, Mahasiswa Ilkom USM Ajak Remaja Jaga Kesehatan Mental

Salah satu nara sumber Seminar Bahaya Seks Bebas yang digelar Mahasiswa Ilkom USM sedang berdialog dengan peserta

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar seminar dengan tema ”Menumbuhkan Kesadaran Akan Bahaya Seks Bebas terhadap Remaja Perempuan” di Aula Masjid Al Gufron, Candi Penarataran II, Kalipancur, Semarang pada 27 Desember 2024 lalu.

Ketua Pelaksana, Nabila Adisti Putri mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 44 remaja Masjid Al Gufron.

”Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman lebih kepada remaja dan masyarakat sekitar tentang dampak buruk dari seks bebas serta pentingnya menjaga diri dan menghargai tubuh,” katanya.

Baca juga: Per Januari 2025 Pemerintah Setop Impor Empat Komoditas, Jateng Didorong Optimalkan Irigasi

Nabila berharap, melalui seminar tersebut dapat meningkatkan kesadaran remaja perempuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta membekali mereka dengan informasi yang dapat membantu dalam membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam pergaulan.

“Tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan pemerintah, diharapkan pergaulan remaja bisa lebih sehat dan terhindar dari dampak negatif seks bebas,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan dua pembicara yaitu Mahasiswa USM, Fara Widtha yang membahas aspek-aspek psikologis dan sosial dari perilaku seks bebas.

”Seks bebas bukan hanya berisiko pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat merusak kesehatan mental remaja perempuan. Banyak remaja yang terjerumus dalam hubungan tersebut tanpa memahami konsekuensi jangka panjangnya,” jelas Fara.

Peran Keluarga

Adapun pembicara kedua yang merupakan Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Desi Maulia MPsi Psikolog, paparan materi tentang peran keluarga dan masyarakat dalam melindungi remaja perempuan dari pengaruh buruk pergaulan bebas.

”Pendidikan yang tepat di lingkungan keluarga dan sekolah sangat penting untuk menghindarkan anak-anak kita dari seks bebas. Sebagai masyarakat, kita harus saling mendukung untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik bagi remaja,” ujarnya.

Baca juga: Jadwal Film Spesial Tahun Baru 2025 di TransTV dan Trans7 hari ini, Rabu 1 Januari 2025

Dalam kegiatan tersebut peserta sangat antusias. Salah satunya peserta, Fitri (16) mengungkapkan, materi tentang seks bebas yang sampai memberikan dampak buruk sangat penting untuk diketahui.

”Saya jadi lebih tahu tentang bagaimana cara menjaga diri dan apa saja dampak buruk dari seks bebas. Ini sangat penting, terutama bagi remaja seperti saya yang masih dalam proses mencari identitas diri,” ungkap Fitri. (Aji)