Helo Indonesia

Bau Sampah di Pasar Weleri Menyengat, DLH Kendal: Tanggung Jawab Bersama

Rabu, 15 Januari 2025 09:04
    Bagikan  
Bau Sampah di Pasar Weleri Menyengat, DLH Kendal: Tanggung Jawab Bersama

SAMPAH: Tumpukan sampah di area Pasar Weleri menimbulkan pemandangan yang buruk ditambah bau menyengat mengakibatkan masyarakat yang lewat terganggu. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM -Pemandangan tidak mengenakkan terlihat di pusat kota Weleri, Kabupaten Kendal. Dimana terlihat banyak tumpukan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Padahal di tempat tersebut tersedia tempat sampah. Bahkan terlihat banyak ruang kosong di pinggir jalan yang digunakan sebagai tempat membuang sampah.

Berdasarkan penelusuran, sepanjang jalan setelah pertigaan jalan alternatif Sukorejo - Temanggung menuju arah Pasar Weleri hingga Taman Kota Weleri terlihat pemandangan tumpukan sampah. Padahal, di tempat itu juga banyak berdiri bangunan toko maupun kios.

Dari hasil pantauan juga, jumlah titik pembuangan sampah di sekitar kawasan Pasar Weleri Kendal masih terlihat semrawut.  Bahkan, kondisi tempat sampah di sekitar kawasan tersebut cukup memprihatinkan. Meskipun kondisinya sudah penuh, namun sampah tetap dibuang di lokasi itu.

Jika diamati secara seksama, jumlah titik, pembuangan sampah di sekitar kawasan pasar Weleri tak kurang dari tujuh titik. Sisanya, dibuang di tempat yang sekiranya terbuka dan tidak ditempati lapak pedagang.

Bau Menyengat

Penumpukan sampah yang tidak teratur seringkali menimbulkan bau tak sedap saat melintas. Terlebih saat siang hari ketika matahari sedang terik. "Kalau lewat situ pas panas baunya menyengat, tapi sekarang sudah tidak karena sudah tidak ada yang buang di situ," kata salah satu pengendara motor, Yudistira, Selasa 14 Januari 2025.

Kini beberapa lokasi yang semula dijadikan tempat sampah, kini sudah dilakukan penutupan.  Ada  yang dipasang spanduk larangan beserta garis kuning hitam mirip police line.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto menjelaskan pihaknya sudah melakukan penanganan terhadap masalah sampah di sekitar kawasan Pasar Weleri. "Terkait sampah, memang ada laporan dari masyarakat sekitar yang kurang nyaman dengan keberadaan tumpukan sampah di lokasi itu," terangnya.

Namun menurutnya, permasalahan sampah merupakan komitmen bersama antara pemerintah Kabupaten Kendal bersama warga dan pemerintah desa.  "Sewaktu dilakukan penanganan, kami justru menyayangkan mengapa kok malah keterlibatan warga maupuan pemerintah desa setempat tidak ikut," ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat bisa lebih memperhatikan dalam pembuangan sampah sehingga tidak menumpuk dan menimbulkan ketidaknyamanan. "Ini tanggungjawab bersama, tidak hanya kami pemerintah saja tetapi dari warga juga harus sadar," harapnya.(Anik).