SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Universitas Semarang (USM) Program Studi S-1 Teknik Sipil memberikan pendampingan Teknis Pemasangan Bronjong bagi warga di Dusun Sukuh, Kabupaten Karanganyar pada Senin 3 Februari 2025.
Bronjong adalah anyaman kawat baja yang dilapisi dengan seng atau galvanis. Anyaman kawat baja ini membentuk sebuah kotak atau balok.
Tim PkM USM terdiri atas Ketua Dr Dhamang Budi Cahyono ST MT, anggota Ir Kukuh Wisnuaji Widiatmoko ST MT, Ir Faizal Mahmud ST MT dan Ngudi Hari Crista ST MT.
Baca juga: Prof Masrukhi Sebut Jumlah Peserta Festival Tenis Profesor di Atas Ekspektasi
Dalam pelaksanaannya, tim PkM USM disambut oleh perwakilan masyarakat, Joko Purnomo, SHut beserta warga.
''Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat tentang cara pemasangan bronjong yang benar dan efektif,'' kata Dhamang.
Dia mengatakan, bronjong merupakan struktur penahan tanah yang terbuat dari anyaman kawat yang diisi dengan batu-batuan, yang berfungsi untuk mencegah erosi dan longsor.
Pengetahuan Praktis
Dia berharap, melalui kegiatan ini, warga Dusun Sukuh mendapatkan pengetahuan praktis tentang teknik pemasangan bronjong yang sesuai dengan standar keamanan dan kualitas konstruksi.
''Para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis tetapi juga praktik langsung di lapangan,'' ujarnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Sipil Universitas Semarang, sekaligus menjadi wadah transfer pengetahuan antara akademisi dan masyarakat.
Sementara itu, Joko Purnomo menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan PkM tersebut.
''Kami berterima kasih kepada tim PkM dosen USM yang telah berbagi ilmu dan pengalaman dalam pemasangan bronjong. Ini sangat bermanfaat untuk pencegahan longsor di daerah kami,'' ungkapnya. (Aji)
