SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 14 mahasiswa KKN Merdeka Belajar Kampus Merdeka Internal Universitas Semarang (USM) memulai program pemberdayaan masyarakat di RT 05/ RW 04 Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dengan fokus pada budi daya maggot atau larva dari Black Soldier Fly.
Ketua Tim KKN MBKM, Achmad Yudhistira Mutho'a mengatakan, sebelum workshop pemberdayaan warga dimulai, tim KKN MBKM USM membangun kandang ulat Black Soldier Fly.
Baca juga: Juli 2025, Pelabuhan Kendal Kembali Operasikan Kapal Penyeberangan Kendal - Kumai
Pembangunan kandang itu merupakan langkah krusial untuk mendukung keberlanjutan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik dan peningkatan ekonomi lokal.
''Dalam proses ini, kami didampingi Bapak Eddy Hissamuddin, praktisi lingkungan sekaligus dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),''katanya.
Dia berharap, program tersebut dapat membantu warga mengelola sampah organik secara mandiri, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
''Program ini digagas untuk mengatasi tantangan pengelolaan sampah organik di Kelurahan Gemah yang masih tinggi volumenya dan kurangnya fasilitas pengolahan di tingkat rumah tangga. Maggot BSF dipilih karena kemampuannya mengurai sampah organik secara efektif dan memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak serta pupuk organik,'' ujarnya.
Dia mengatakan, workshop pemberdayaan budi daya Maggot akan diadakan di RT 05, Kelurahan Gemah, pada Sabtu, 21 Juni 2025, pukul 19.00 – 21.00 WIB.
Baca juga: Menikmati Wellness Tourism di 9 Desa Sekitar Candi Borobudur
Sekretaris Kelurahan Gemah, Bapak Bimo, dijadwalkan turut hadir. Sementara itu, Ketua PKK Kelurahan Gemah, Linggar Wisnu Banyumukti, juga akan memberikan dukungan penuh.
Sebagai pemateri utama adalah Eddy Hissamuddin. Eddy akan berbagi ilmu dan pengalaman dalam budi daya maggot.
Kegiatan tersebut di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ayang Fitrianti SS MIKom. (Aji)
